Berita Kota

Wujudkan Satu Data Indonesia, BPS Bontang Gelar Focus Group Discussion

bps kota bontang gelar fgd bertema menuju indonesia satu data (foto: yahya/pktv)

Bontang. Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bontang menggelar Focus Group Discussion (FGD) Indikator Statistik Kota Bontang 2019. FGD bertema “Menuju Satu Data Kota Bontang Untuk Indonesia” tersebut dilaksanakan untuk menghadapi sensus penduduk 2020 dan juga sebagai tindak lanjut Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 Tentang Satu Data Indonesia.

FGD yang digelar pada Rabu (18/12/2019), bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang tersebut bertujuan untuk mengetahui bagaimana pentingnya data statistik dan statistik sektoral dalam sensus penduduk dan Satu Data Indonesia.

Dalam laporannya, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Bontang  Srie Sis Sugianto, mengatakan bahwa dengan FGD tersebut diharapkan akan memberikan pemahaman tentang pentingnya data statistik baik satu data maupun statistik sektoral yang akan dapat mengetahui indikator pembangunan yang berkelanjutan.

“Dengan kegiatan ini diharapkan seluruh dinas terkait dapat bersinergi untuk mewujudkan satu data yang ada di Bontang,” terangnya.

Sementara itu Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, pada sambutannya mengatakan, melalui data yang valid maka akan dapat mengurangi data ganda yang terjadi seperti data warga miskin beberapa waktu lalu. Neni menambahkan bahwa saat ini Kota Bontang ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai kota industri sehingga akan banyak warga luar kota yang datang.

“Dengan begitu maka akan menambah data warga yang ada di Bontang. Sehingga pertambahan penduduk yang terjadi di Bontang bukan dikarenakan gagalnya program Keluarga Berencana namun terjadi karena kedatangan penduduk ke Kota Bontang yang seharusnya dapat menjadi data yang valid,” jelasnya.

Pada FGD tersebut, dihadirkan beberapa pemateri yang diantaranya adalah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bontang Dasuki, memberikan materi mengenai peran dan fungsi institusi dalam Satu Data Indonesia, dan Kepala Badan Pusat Statistik Srie Sis Sugianto, memberikan materi mengenai indikator statistik kota bontang, serta Staf BPS Bontang Intan Kusuma Negara, memberikan materi mengenai sensus penduduk 2020 menuju Satu Data Indonesia.

Laporan: Yahya

 

Click to comment
To Top