Berita Kota

Kurangi Obesitas Karyawan, Pupuk Kaltim Gelar Seminar Kesehatan

Dr. Wijayanto menyampaikan materi tentang bahaya obesitas pada kegiatan Seminar Edukasi Kesehatan dengan tema Diet Sehat Penurunan Berat Badan (foto: mansyur/pktv)

Bontang. Tingkat obesitas yang tinggi terjadi pada karyawan dan karyawati PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim), dan untuk memberikan informasi betapa berbahayanya obesitas bagi kesehatan kepada karyawan dan karyawatinya, Pupuk Kaltim menggelar Seminar Edukasi Kesehatan dengan tema “Diet Sehat Penurunan Berat Badan”.

Seminar ini diadakan dengan tujuan untuk mengurangi tingkat obesitas pada karyawan dan karyawati Pupuk Kaltim pada umumnya dan untuk karyawan dan karyawati yang ikut dalam Program New Challenge 2019 pada khususnya. Mereka semua diajak untuk menjalani pola hidup sehat. Seminar tersebut digelar pada Selasa (21/5/2019), bertempat di Ruang Mahoni Kantor Pusat Pupuk Kaltim.

Program New Challenge 2019 sendiri merupakan program dari Pupuk Kaltim untuk meningkatkan kesadaran serta semangat para karyawan/ karyawati untuk menurukan berat badan mereka. Program tersebut sudah dimulai semejak awal 2019, dan dari data yang ada di Departemen Hiperkes PKT, hingga saat ini peserta yang masih mengikuti Program New Challenge 2019 berjumlah  412 orang dari 898 karyawan yang terdata memiliki kelebihan berat badan.

Hadir sebagai pemateri, Dokter Spesialis Gizi dari Rumah Sakit Umum Daerah Bontang yang juga dokter di Rumah Sakit PKT, Dr. Wijayanto. Dia menjelaskan tentang pentingnya penurunan berat badan pada karyawan yang hadir pada kegiatan tersebut. Menurutnya kebanyakan yang ingin datang berobat di rumah sakit ialah mereka yang terkena penyakit tidak menular sepeprti obesitas, stroke, hingga tekanan darah tinggi. Hal itu menunjukan masih banyak karyawan/ karyawati yang masih menjalani hidup dengan pola tidak sehat.

“Ada beberapa faktor yang mempengaruhi meningkatnya obesitas, antara lain adalah faktor demografi yaitu umur, gender, dan etnisitas. Selain itu, faktor sosial budaya, faktor biologis, dan faktor perilaku juga memicu obesitas,” jelasnya.

Sementara itu, Superitendent Hiperkes Departemen K3, Sihono mengatakan seminar ini diadakan untuk mendorong para peserta untuk mejalani pola hidup sehat dan memberikan semangat kepada para peserta Program New Challenge 2019. Dijelaskan olehnya bahwa pada pemeriksaan kesehatan di setiap tahunnya, obesitas menjadi peringkat pertama dalam penyimpangan kesehatan karyawan/ karyawati Pupuk Kaltim.

“Dengan seminar ini dan melalui program penurunan berat badan perusahaan, diharapkan dapat menurunkan angka berat badan bagi karyawan, dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) yang diatas normal, yaitu 25. Harapannya dengan seminar ini, para karyawan sendiri sadar akan pola hidup sehat dan akan menurunkan berat badan mereka bagi yang memiliki masalah kesehatan berupa obesitas.

Selain mengadakan Program New Challenge yang di mulai dari awal tahun 2019, Pupuk Kaltim juga menjalankan program dari Pupuk Indonesia yaitu Program Virtual Run atau Viral 500K dengan hadiah berupa mobil untuk karyawan/ karyawati yang berjalan kaki maupun berlari dengan menggunakan aplikasi Strava sebagai tools untuk mengetahui jarak yang telah dicapai.

Laporan: Yahya | Mansyur

Click to comment
To Top