Dialog Jaksa Menyapa bersama Kajati Kaltim (Foto: Aris)
Hukum Pilkada

Kajati Kaltim Ingatkan Netralitas ASN Selama Pilkada

Bontang. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Timur Fadil Zumhana, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) netral dalam menghadapi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak, Juni 2018 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Kajati, saat dialog interaktif Jaksa Menyapa, sebagai upaya Kejaksaan untuk lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus memberikan pemahaman terkait penanganan maupun persoalan hukum yang ada. Berlangsung di Hotel Equator. Kamis (8/2) pagi.

Dikatakan Kajati Fadil, netralitas ASN merupakan kewajiban yang sudah diatur dalam undang-undang, serta dipertegas melalui surat edaran Menteri Pendayagunaan dan Aparatur Negara (PAN-RB), tentang netralitas ASN pada Pilkada 2018, hingga Pileg dan Pilpres 2019.

“Netralitas ASN menjadi salah satu indikator jujur atau tidaknya pelaksanaan pilkada, maka dari itu kami mengingatkan seluruh ASN untuk netral dan tidak terjun dalam politik praktis. Seperti mendukung salah satu calon pasangan kepala daerah tertentu,” kata Fadil.

Baca Juga: Kejati Kaltim Minta Kaji Ulang Larangan Like dan Komentar ASN di Medsos Paslon Pilkada

Ia pun mengimbau ASN dan seluruh masyarakat di Bontang untuk dapat memilih calon pemimpin dengan visi dan misi yang jelas, amanah, inovatif, serta cerdas.

“Bukan justru calon pemimpin yang tidak jujur, tidak bisa kerja dan hanya ingin berkuasa sehingga menghalalkan segala cara untuk memperolehnya,” lanjutnya.

Selain itu Kajati pun turut meminta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) untuk gencar memberikan sosialisasi, kepada seluruh ASN di lingkup Pemkot Bontang dalam menghadapi pilkada.

“Pemahaman akan kewajiban ASN untuk bersikap netral, hingga sanksi yang bisa diberikan jika ada yang ketahuan memihak salah satu calon pasangan kepala daerah,” pungkasnya. (*)

 

Laporan: Sary | Aris