Berita Kota

Gelar Sosialisasi Sistem Keamanan Informasi, Diskominfo Bontang Akan Terapkan CSIRT

wali kota bontang pada saat berikan sambutannya pada Sosialisasi Tata Kelola Keamanan yang digelar diskominfo bontang (foto: yahya/pktv)

Bontang. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bontang memberikan sosialisasi bagi organisasi perangkat daerah untuk mengetahui bagaimana tata kelola keamanan informasi dan pembentukan Computer Security Incident Response Team (CSIRT).

Dalam Sosialisasi Tata Kelola Keamanan yang digelar pada Rabu (26/2/2020) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, disampaikan tentang tata cara dan informasi mengenai keamanan siber untuk data–data.

Dalam sambutannya, Kepala Diskominfo Bontang Dasuki, menyampaikan beberapa capaian Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dalam bidang digitalisasi, yakni pembuatan aplikasi tanda tangan elektonik bekerjasama dengan Badan Sertifikasi Elektronik yang digunakan pada beberapa aplikasi seperti Si Peri Etnik. Dengan menggunakan tanda tangan elektronik, sistem pengelolaan keuangan daerah serta pada sistem tata ruang terpadu pada Dinas PUPR akan menjadi lebih mudah.

“Bersama badan siber dan sandi negara atau BSSN, kami telah melakukan assesment maturitas keamanan informasi yang dinilai keamanannya baik dari BSSN sebagai tingkat level 2. Adapun itu, kominfo Bontang diberikan rekomendasi dari BSSN untuk membentuk tim CSIRT untuk penanganan keamanan informasi data di Bontang,” jelasnya.

Selanjutnya Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, dalam sambutannya mengatakan bahwa security sistem banyak macam serta modelnya, dimana sangat penting terlebih dalam dunia teknologi computer.

“Untuk melakukan pencegahan dalam pembobolan data maka perlu pengetahuan security sistem computer dimana terlebih dahulu harus mengetahui security people,” ucapnya.

Lebih lanjut Neni mengapresiasi atas security sistem mengenai tata kelola keamanan informasi di Kota Bontang walaupun saat ini semua data APBD harus secara transparansi diketahui publik.

Dalam Sosialisasi Tata Kelola Keamanan Informasi tersebut, Kasi Pengakuan Penyelenggara Sertifikasi Elektronik Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Ricky Prajoyo yang merupakan pemateri memberikan materi tentang kebijakan mengenai keamanan. Sementara materi mengenai keamanan infomasi untuk CSIRT diberikan oleh Kepala Subdirektorat Penangulangan dan Pemulihan Pemerintah Daerah Wilayah II Badan Siber dan Sandi Negara Ri Agustinus Toad.

Laporan: Yahya

Click to comment
To Top