Pemerintah

Walikota Neni Wajibkan TKA di PLTU Miliki Keahlian

Walikota Bontang Neni Moerniaeni (Foto: Mansur)
Walikota Bontang Neni Moerniaeni (Foto: Mansur)

Bontang. Meski penggunaannya telah sesuai prosedur, lantaran izin yang dikeluarkan langsung Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Ditjen Binapenta dan PKK) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI, namun Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni tetap meminta agar seluruh Tenaga Kerja Asing (TKA) di proyek PLTU berkapasitas 2×100 megawatt di Teluk Kadere Kelurahan Bontang Lestari wajib memiliki keahlian khusus.

Hal tersebut agar adanya transfer ilmu dari TKA kepada tenaga kerja lokal, agar mampu menyerap pengetahuan yang dimiliki. Menurut Neni, pihaknya bersama Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) akan tetap mengawasi keberadaan TKA di Bontang, khususnya yang berada di proyek PLTU.

“Nanti TKA yang ketahuan tidak memiliki keahlian akan kami tindak tegas,” ujar Walikota.

Selain itu Neni juga menekankan akan pentingnya pendidikan vokasi atau kejuruan di Kota Bontang, agar tenaga kerja lokal mampu bersaing sebagai tenaga kerja yang andal dan bisa terserap maksimal di dunia kerja.

Baca Juga: Penggunaan TKA di Proyek PLTU Dinilai Sudah Sesuai Prosedur

Pemerintah pun lanjut dia, sudah saatnya menerapkan pendidikan vokasi kepada generasi muda, sehingga kedepan berbagai proyek yang akan dibangun tidak lagi memerlukan tenaga kerja ahli dari luar daerah bahkan luar negeri.

“Jika tenaga lokal juga memiliki keahlian, maka berbagai proyek kedepan harus menggunakan tenaga kerja lokal,” tambahnya. (*)

 

Laporan: Sary | Mansur

Click to comment
To Top