Pemerintah

Wali Kota Neni Raih Penghargaan Best Overall Indonesia Visionary Leader

Wali Kota Neni Raih Penghargaan Best Overall Indonesia Visionary Leader (foto:humaspemkotbontang)
Wali Kota Neni Raih Penghargaan Best Overall Indonesia Visionary Leader (foto:humaspemkotbontang)

Jakarta. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mendapat penghargaan Best Overall dalam Indonesia Visionary Leader 2018 pada season ketiga. Ajang penghargaan yang digagas oleh Koran Sindo-sindonews.com, diterima Wali Kota Neni di Aula Singosari Hotel Borobudur, Jumat (29/3/2019).

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Saya selaku Wali Kota untuk selalu berkarya dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Alhamdulillah dengan acara ini juga Indonesia bisa melihat visi misi kepala daerah,” ungkap Neni.

Dalam paparannya di Indonesia Visionary Leader, visi misi Neni yakni menjadikan kota Bontang sebagai poros maritim, pasalnya luas wilayah kota Bontang 70 persen merupakan lautan. Menurutnya, Bontang tidak dapat bergantung pada sektor liquied gas dan kondensat. Mengingat itu termasuk dalam sumber daya alam (SDA) yang tidak dapat diperbaharui.

Disamping menjadikan Bontang sebagai kota maritim, Wali Kota Neni juga menyampaikan bahwa Bontang saat ini tengah mengembangkan sektor pariwisata, hal itu terbukti dengan kunjungan wisatawan yang terus bertambah setiap tahunnya.

“Visi Bontang selaras dengan visi Presiden yaitu menjadikan Indonesia sebagai poros maritim, dan ini salah satu program yang berkolaborasi dengan pemerintah pusat, untuk menghadapi Bontang pasca migas,” tuturnya.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo serahkan penghargaan Best Overall Indonesia Visionary Leader kepada Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni

Ketua dewan juri Soni Sumarsono mengatakan proses penilaian dilakukan dengan transparan dan akuntabel. Mengingat semua juri bukan berasal dari SINDO. Faktor jiwa visioner, kinerja ekonomi, leadership integritas dan komunikasi politik menjadi penentu dalam penilaian ajang ini.

“Beberapa aspek yang menjadi penilaian juri salah satunya adalah seberapa jauh kepala daerah bisa menghubungkan penjabaran visinya dengan pancasila,” terangnya.

Senada, Pemimpin Redaksi SINDO Djaka Susila mengatakan, kepala daerah dengan visi dan misi masing-masing merupakan partikel terpisah, sehingga diperlukan satu kesatuan dalam membangun Indonesia.

“Malam ini kami mengambil tajuk ‘Silahturahmi Nusantara’, mempertemukan mereka. Namun yang kami berikan penghargaan adalah peserta Indonesia Visionary Leader season 3-4 para kepala daerah,” ujarnya.

Sementara, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berpesan kepada para kepala daerah agar memiliki inovasi khususnya di bidang pelayanan publik, informasi dan birokrasi.

“Membangun sinergi dan konektivitas antar daerah itu sangat penting,” katanya.

Selain penyerahan penghargaan, dalam acara silaturahmi ini  juga dilakukan penyematan pin untuk seluruh peserta Indonesia Visionary Leader season 1 sampai 4. Acara ini juga dirangkai dengan deklarasi sinergi dan kolaborasi untuk bangsa. (*)

 

Laporan : Yulianti Basri

 

Click to comment
To Top