Pertemuan Komisi II DPRD dan Pemerintah Kota Bontang bersama Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN)
Parlemen

Ubayya: Permohonan Hibah Lahan HOP 7 Direspon Positif Pusat

Bontang. Permohonan hibah lahan HOP 7 di Kelurahan Gunung Elai Bontang Utara, melalui DPRD bersama Pemerintah Kota Bontang, mendapat respon positif Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), yang turut mendorong realisasi pembangunan pusat peradaban kota di lokasi tersebut.

Hal ini diungkapkan Ketua Komisi 2 Dprd Ubayya Bengawan, setelah penyerahan surat permohonan hibah tersebut kepada LMAN di Jakarta, untuk diteruskan ke Kementerian Keuangan RI.

Menurutnya, dari hasil pertemuan tersebut, Pemkot Bontang diberi dua opsi penggunaan lahan HOP 7, yakni melalui pinjam pakai lahan atau hibah. Jika memilih opsi pinjam pakai, maka pengajuan hanya sampai di Kementerian Kuangan.

Namun jika memilih hibah, Pemerintah diharuskan mendapat persetujuan Presiden Joko Widodo, dan upaya tersebut memerlukan waktu.

“Kami akan kembali rapat bersama pemerintah, untuk membahas dua opsi yang ditawarkan tersebut,” ujar Ubayya.

Selain mendatangi LMAN, pihaknya kata Ubayya, turut mendatangi komisi VII DPR dan anggota DPR dari daerah pemilihan Kaltim-Kaltara, guna meminta dukungan akan rencana penggunaan lahan HOP 7.

“Dan Alhamdulillah respon positif juga kami peroleh dari DPR RI agar lahan HOP 7 bisa dimanfaatkan untuk kemajuan pembangunan dan SDM di daerah,” tambahnya.

Lahan HOP 7 yang kini menjadi wewenang Kementerian Keuangan, rencananya akan dibangun pusat peradaban Bontang, dengan mendirikan berbagai infrastruktur. Mulai dari museum sejarah Kota Bontang dan perusahaan, juga pusat pendidikan gas dunia bertajuk kampus LNG Academy. Serta pembangunan Islamic Center dan alun-alun kota.(*)