Pemerintah

Tingkatkan Partisipasi Pemilih, Desk Pilkada Sambangi Komunitas Difabel

Sosialisasi Desk Pilkada bersama KPU Bontang di SLB Permata Bunda (Foto: Faisal)
Sosialisasi Desk Pilkada bersama KPU Bontang di SLB Permata Bunda (Foto: Faisal)

Bontang. Guna meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur pada Juni 2018 mendatang, Desk Pilkada bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang terus gencar melaksanakan sosialisasi.

Salah satunya, menyambangi Sekolah Luar Biasa (SLB) Permata Bunda di Kelurahan Api-api. Senin (16/4) pagi. Guna memberikan sosialisasi terkait pelaksanaan Pilgub Kaltim kepada komunitas difabel.

Kepala Badan Kesbangpol sekaligus Ketua Desk Pilkada Bontang Sony Suwito, mengatakan berbagai upaya yang telah terlaksana, diharap dapat meningkatkan partisipasi pemilih, hingga mencapai target yang ditentukan.

Selain komunitas difabel, pihaknya juga telah menggelar sosialisasi ke masyarakat pesisir dan pemilih pemula.

“Setelah ini kami akan menggelar hal serupa di Lembaga Pemasyarakat (lapas) kelas 3 Bontang,” kata Sony.

Mewakili Pemerintah Kota, Asisten 1 pemkot Bontang M Bahri, mengatakan pada dasarnya sosialisasi digelar untuk menyebarluaskan informasi terkait tahapan, jadwal, dan program pemilihan. Serta meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kesadaran masyarakat, tentang hak dan kewajiban dalam pemilihan.

“Melalui berbagai upaya inilah, kita harapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berdemokrasi. Serta untuk menentukan kepemimpinan Kaltim kedepan,” paparnya

Sementara komisioner KPU Bontang Iffa Rosita, dalam sosialisasi itu menjelaskan untuk menyalurkan hak pilih pada 27 Juni 2018 mendatang. Salah satu syarat mutlak pemilih yakni berusia 17 tahun atau sudah menikah.

Tak ketinggalan, beberapa perwakilan komunitas Difabel dalam kesempatan itu turut berkampanye mengajak rekannya menggunakan hak pilih pada hari pencoblosan.

Baca Juga: Difabel Minta Diakomodir Sebagai Penyelenggara Pilgub

Komunitas ini juga mengingatkan untuk tidak mudah terpengaruh dengan ajakan memilih salah satu paslon, dengan imbalan sejumlah uang. (*)

 

Laporan: Sary | Faisal

Click to comment
To Top
No announcement available or all announcement expired.