Corporate

Tingkatkan Kompetensi, PT KMI Gelar Workshop Literasi Bagi Guru

pt kmi serahkan bantuan csr kepada perwakilan guru (foto:aris)
pt kmi serahkan bantuan csr kepada perwakilan guru (foto:aris)

Bontang. Kaltim Methanol Industri kembali menunjukkan kepeduliannya dalam bidang pendidikan. Terbaru melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), PT KMI menggelar workshop peningkatan kompetensi guru melalui gerakan literasi sekolah yang berlangsung di ruang pirus Grand Equator Hotel Senin, (28/1/2019).

Workshop yang diikuti oleh 65 guru dari wilayah Kelurahan Guntung dan Loktuan ini digelar untuk mendukung peningkatan kompetensi guru dalam bidang literasi.

General Affair Direktur PT KMI,  Agus Priyatno mengatakan pengembangan dunia pendidikan di Kota Bontang harus didukung dengan pemberian apresiasi kepada para guru salah satunya yakni melalui peningkatan dan pengembangan kompetensi. Tidak hanya itu, Agus juga mengharapkan adanya pengembangan masyarakat berbahasa Inggris kedepannya sehingga PT KMI dapat membuka kampung Inggris di Kelurahan Guntung.

“Pada tahun ini PT KMI juga berkomitmen untuk memberikan hadiah umroh bagi guru – guru yang berprestasi sebagai bentuk apresiasi,” kata Agus.

Workshop peningkatan kompetensi guru melalui gerakan literasi sekolah ini pun mendapatkan apresiasi dari wakil wali Kota Bontang Basri Rase, menurutnya peningkatan dan pengembangan kompetensi guru sangat diperlukan guna mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas. Selain itu, Basri juga menjelaskan jika peningkatan kompetensi guru membutuhkan sinergitas antar seluruh elemen baik dari segi pemerintah maupun perusahaan.

“Hal ini dibuktikan dengan banyaknya program CSR perusahaan di bidang pendidikan,” ungkap Basri.

Basri juga menilai PT KMI sebagai inisiator dalam pembangunan baik dibidang infrastruktur, pendidikan, sosial maupun ekonomi yang ada di Kota Bontang.

“Semoga dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Bontang melalui berbagai program CSRnya,” harap  Basri.

Kegiatan workshop yang berlangsung selama dua hari ini nantinya akan membahas berbagai materi mulai dari melejitkan potensi guru handal dalam mengajar, latar belakang gerakan literasi sekolah, strategi membangun budaya literasi sekolah, hingga mengembangkan budaya literasi sekolah. (*)

 

Laporan: Yahya | Aris

Click to comment
To Top