Gubernur Awang Faroek Ishak dan Sekprov Rusmadi hadir pada Doa Bersama melepas tahun 2017 dan menyambut Tahun Baru 2018 di Taman Tepian Mahakam. (FAJAR/HUMASPROV)
Kaltim

Tahun Baru, Ini Harapan Gubernur Awang Bagi Warga Kaltim

Kaltim. Gubernur Awang Faroek Ishak memimpin langsung momen tutup tahun 2017 di Kaltim, dengan rangkaian Doa Bersama di Taman Tepian Mahakam Samarinda. Doa bersama dilakukan secara bergantian oleh para pemimpin agama dan menjadi symbol kedamaian di Bumi Etam tercinta.

Dalam suasana bahagia menyambut tahun baru 2018, Gubernur Awang Faroek berpesan agar rakyat Kaltim mampu terus menjaga kedamaian dan kondusifitas daerah. Apalagi tahun ini merupakan tahun terakhir pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013-2018, sekaligus tahun politik.

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim periode 2018-2023 akan dilaksanakan Juni tahun ini. Pada saat bersamaan juga akan digelar pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) seiring pelaksanaan pilkada serentak di Indonesia.

“Ungkapan terima kasih saya kepada warga Kaltim yang mampu terus menjaga kedamaian. Jaga terus kondusifitas daerah di tahun politik. Pastikan kita tidak terkecoh oleh berita-berita bohong atau hoax yang pasti akan memecah belah kita. Jaga terus persatuan, hargai perbedaan dan bersatu kembali dalam keberagaman,” pesan Awang Faroek, Senin (1/1).

Sementara khusus kepada jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kaltim, Gubernur Awang berpesan agar ASN tidak cepat berpuas diri, meski banyak keberhasilan pembangunan yang berhasil dicapai pada 2017. Tahun 2018 menjadi tahun terakhir pelaksanaan RPJMD 2013-2018.

Gubernur menyebutkan sejumlah pekerjaan masih harus dituntaskan. Diantaranya pembangunan jalan tol Balikpapan-Samarinda, Bandara APT Pranoto, kawasan industri Maloy di Kutai Timur, Jembatan Mahakam IV atau Jembatan Kembar dan sejumlah proyek lainnya. Dengan dukungan masyarakat untuk dapat menjaga kedamaian daerah, Gubernur optimis semua program strategis itu dapat dirampungkan sesuai rencana.

“Kita juga akan fokus juga pada pembangunan drainase untuk normalisasi banjir. Kita ingin banjir di ibukota provinsi bisa segera kita atasi,” sebut Awang.

Pesan lain yang disampaikan Gubernur Awang Faroek agar semua komponen memanfaatkan momentum pergantian tahun ini dengan melakukan introspeksi diri.

“Saya berharap semua melakukan introspeksi diri. Karena, bisa saja ada kekukarangan yang harus diperbaiki. Siapapun. Mulai aparat pemerintahan, TNI hingga Polri saling berbenah, sehingga dapat mewujudkan Kaltim yang semakin baik dan kondusif,” harapnya.

Doa bersama Senin malam lalu dihadiri ribuan warga Samarinda yang bergembira merayakan momen pergantian tahun ini. Nampak hadir Sekprov Kaltim Rusmadi, para pejabat Pemprov Kaltim dan jajaran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Kaltim. (jay/sul/ri/humasprov)

 

Laporan: Humas Prov Kaltim