bencana alam

Sidak PT GPK, DPRD Bontang Lakukan Pembahasan Tentang Tenaga Kerja Lokal

anggota komisi i dprd bontang disambut oleh Manager PT GPK pada saat melakukan sidak (foto: sary/pktv)

Bontang. Rombongan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Agus Haris melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke kantor PT Graha Power Kaltim (GPK), yang berlokasi di Teluk Kadere, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, pada Selasa (10/12/2019).

Sidak yang dilakukan tersebut merupakan buntut dari ketidakhadiran PT GPK pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi I DPRD bersama Dinas Ketenagakerjaan dan Satpol PP pada Selasa pagi.

Sesampainya di PT GPK, Rombongan DPRD diterima langsung oleh Manager PT GPK Teuku Z. Pada kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris menyampaikan kedatangan pihaknya adalah untuk mengetahui jumlah tenaga kerja yang dimiliki oleh PT GPK hingga saat ini, baik yang lokal maupun yang tidak.

“Kami ingin mengetahui jumlah tenaga kerja lokal bidang operator yang direkrut pada gelombong pertama dan jumlah tenaga kerja yang akan direkrut pada gelombang kedua. Ini penting diketahui lantaran berkaitan dengan perda perekrutan tenaga kerja yang dimiliki oleh Kota Bontang,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Manager PT GPK Teuku Z mengaku, jika jumlah karyawan di PT GPK dan jumlah perekrutan tenaga kerja permanen bidang operator baik gelombang pertama dan gelombang kedua telah diserahkan ke pihak Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang.

“Sementara untuk jumlah tenaga kerja asing maupun pekerja non organik akan disampaikan pada rapat selanjutnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan, Produktivitas Dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Bontang Usman, membantah penjelasan Manager PT GPK. Menurutnya untuk jumlah tenaga kerja keseluruhan di PT GPK hingga kini pihaknya belum menerima data tersebut, sehingga pihaknya tidak mengetahui pasti jumlah tenaga kerja di gpk yang ada saat ini.

Namun demikian, dijelaskan oleh Usman untuk perekrutan tenaga kerja permanen bidang operator, baik yang gelombang pertama dan kedua memang melalui pihaknya. Adapun untuk gelombang pertama tercatat PT GPK merekrut 60 pekerja.

“Tapi kami tidak bisa memastikan berapa presentase untuk pekerja lokal. Sedangkan untuk perekrutan gelombang kedua, PT GPK akan merekrut sebanyak 140 pekerja dan yang telah mendaftar hingga saat ini telah mencapai 1100 lebih orang,” terangnya.

Di pengujung sidak, Komisi I DPRD Bontang menyatakan akan kembali memanggil PT GPK pada akhir bulan mendatang.

Laporan: Sary

Click to comment
To Top