bencana alam

Rakor Penanganan Banjir Hasilkan 5 Rekomendasi

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni pada saat memimpin rapat koordinasi penanggulangan banjir (foto: yuli/pktv)

Bontang. Guna mengatasi permasalahan banjir yang saat ini menjadi kekhawatiran sebagian besar masyarakat Bontang. Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang pada Senin (10/06/2019), menggelar rapat koordinasi penanggulangan banjir yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Neni Moerniaeni, dan dihadiri oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga tingkat Kecamatan dan Kelurahan.

Dalam rakor yang dilaksanakan di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota tersebut, terdapat 5 rekomendasi yang dihasilkan, diantaranya adalah menyusun kajian induk penanggulangan banjir di kota Bontang sesuai rekomendasi dari pansus DPRD kota Bontang, mendesak pembangunan Bendungan Pengendali (Bendali) Suka Rahmat lewat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi, normalisasi semua sungai dengan pembebasan lahan untuk pembuatan folder dan membuat turap, normalisasi sungai Guntung dan Kanibungan, dan yang terakhir yakni merelokasi rumah-rumah di atas sungai Guntung. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni ingin kelima rekomendasi atau hasil rapat tersebut harus segera dilaksanakan.

“Ini merupakan bentuk dari keseriusan pemerintah Bontang dalam menangani permasalahan banjir, Tetapi tidak hanya oleh pemerintah saja, banjir merupakan permasalahan yang harus kita selesaikan bersama,” tegasnya.

KONDISI SALAH SATU SUDUT KOTA BONTANG YANG DITERJANG BANJIR (FOTO: DOKUMENTASI KODIM)

Seperti yang diberitakan sebelumnya, banjir terparah di kota taman terjadi pada Senin (3/6/2019) malam. Dimana BPBD kota Bontang mencatat ada 2.583 Kepala Keluarga atau sekitar 10.065 jiwa menjadi korban banjir tersebut.

Laporan: Yuli

Click to comment
To Top