Corporate

Pupuk Kaltim Edukasi Kelompok Tani Kutai Timur Melalui Demplot NPK Pelangi

Demonstration Plot (Demplot) NPK Pelangi bagi kelompok tani Kutai Timur (Foto: Revo)
Demonstration Plot (Demplot) NPK Pelangi bagi kelompok tani Kutai Timur (Foto: Revo)

Bontang. PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melalui Departemen Pelayanan dan Komunikasi Produk (Yankomduk), edukasi para petani sawit yang tergabung dalam kelompok tani Bina Banua Desa Teluk Singkama, Kecamatan Sangatta Selatan Kabupaten Kutai Timur. Melalui Demonstration Plot (Demplot) NPK Pelangi dengan komposisi 12-12-17-2.

Kegiatan diikuti puluhan anggota kelompok bersama penyuluh pertanian Kecamatan Sangatta Selatan, serta perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Kutai Timur. Selasa, 15 Mei 2018.

Pada kesempatan itu, demplot NPK Pelangi dilakukan pada lahan datar dan miring, mengingat karakteristik lahan yang berbeda juga dibutuhkan tata cara pemupukan yang sesuai. Agar mendapat hasil maksimal.

Dijelaskan Superintendent Promosi Departemen Yankomduk Ludvi Widodo, penggunaan NPK Pelangi pada tanaman sawit sangat mempengaruhi hasil panen. Mengingat pupuk jenis ini khusus diperuntukkan bagi pertumbuhan buah yang unggul, dengan komposisi yang terukur.

Apalagi tanaman sawit dengan usia diatas 8 tahun seperti yang dikelola kelompok tani Bina Banua, sangat membutuhkan nutrisi untuk perkembangan buah dengan unsur K yang terkandung pada NPK.

Ia menyarankan petani untuk tidak asal memilih pupuk bagi sawit, karena memiliki komposisi dengan hasil yang berbeda. Seperti halnya komposisi 16-16-16 yang khususkan bagi pertumbuhan batang dan daun.

“Begitu juga dengan 12-12-17-2 khusus untuk buah yang lebih besar dan berisi. Kami harap ini bisa jadi perhatian petani untuk peningkatan hasil yang signifikan,” ujar Ludvi.

Penyuluh pertanian Kecamatan Sangatta Selatan Pidi Wahidi, menilai demplot oleh Pupuk Kaltim sangat membantu petani sawit memilih pupuk yang sesuai, untuk perkembangan hasil pertanian. Apalagi dengan beragam jenis pupuk yang selama ini digunakan, NPK Pelangi menjadi salah satu alternatif unggul untuk menghasilkan buah yang lebih baik dari sebelumnya.

Ia pun berharap demplot tak hanya dilakukan Pupuk Kaltim bagi petani sawit, namun juga bagi petani Hortikultura. Agar turut mendapat peningkatan hasil yang lebih signifikan dengan penggunaan pupuk yang sesuai.

“Kami harap Pupuk Kaltim bisa menyentuh seluruh petani yang ada di Kutai Timur, agar turut mendorong produktifitas hasil pertanian. Dan kami siap memfasilitasi itu,” terangnya.

Begitu pula Ketua Kelompok Tani Bina Banua Sirajang, mengatakan demplot NPK Pelangi oleh Pupuk Kaltim sangat membantu pihaknya memahami jenis dan karakteristik pupuk yang cocok bagi tanaman sawit. Sehingga petani dapat memilih pupuk berdasarkan kebutuhan, utamanya komposisi yang tepat dan sesuai.

Dirinya berharap Pupuk Kaltim rutin menggelar kegiatan seperti ini, agar petani bisa lebih paham dan tidak asal memilih pupuk. Sebab pemilihan pupuk secara benar sangat berpengaruh pada hasil panen yang didapat.

“Selama ini petani tidak terlalu paham tentang NPK, ternyata ada komposisinya. Kami harap Pupuk Kaltim terus membantu petani, terutama untuk memilih pupuk yang sesuai,” katanya.

Demonstation plot bagi kelompok tani Bina Banua merupakan kali kedua Pupuk Kaltim mengedukasi petani di Kutai Timur, tindaklanjut sosialisasi pengenalan produk pada awal 2018 lalu.(*)

 

Laporan: Revo

Click to comment
To Top