Pemerintah

Puluhan Tenda Liar di Beras Basah Ditertibkan Aparat

Penertiban tenda liar di Pulau Beras Basah (Foto: Nasrul)
Penertiban tenda liar di Pulau Beras Basah (Foto: Nasrul)

Bontang. Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) gelar penertiban tenda liar di kawasan wisata Pulau Beras Basah. Kamis, 12 April 2018.

Kegiatan ini turut didampingi Asisten Administrasi Pemkot Bontang M Bahri, dibantu Satpol PP, Kepolisian, TNI, serta instansi terkait lainnya.

Puluhan tenda liar dan toilet semi permanen yang dibangun warga dibongkar paksa petugas, setelah beberapa kali surat peringatan yang dilayangkan Pemerintah tak juga diindahkan para pemilik tenda persewaan tersebut.

“Kami telah beberapa kali menyurati dan melakukan pertemuan dengan pemilik tenda, namun permintaan untuk membongkar tenda liar serta toilet tak juga tidak diindahkan. Makanya hari ini kami bongkar,” ujar Kepala Disporapar Bontang Bambang Cipto Mulyono.

Selain membersihkan tenda dan toilet, petugas juga membongkar tenda jualan milik pedagang setempat, meski masih diperkenankan berjualan dengan menggunakan tenda khusus bantuan dari Pemerintah Kota.

“Pemerintah ingin menjaga dan menata ulang destinasi wisata Beras Basah, agar jauh dari kesan kumuh. Sehingga dapat menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung,” tambah Bambang.

Baca Juga: Tendanya Dibongkar, Pedagang Beras Basah Ngaku Rugi Puluhan Juta

Senada Asisten Administrasi M Bahri, mengatakan pemerintah telah menyiapkan fasilitas seperti gazebo dan WC umum bagi pengunjung, dan keberadaan tenda serta toilet semi permanen yang dibuat pedagang, justru menambah kesan kumuh pulau wisata tersebut.

“Harapan kami penertiban ini sebagai langkah awal penataan kembali pulau beras basah agar lebih tertata,” kata Bahri.

Baca Juga: Antisipasi Kembalinya Tenda Liar, Aparat Akan Patroli di Beras Basah

Guna penataan ulang Beras Basah sekaligus perbaikan jembatan dermaga, Pemerintah Kota Bontang mempersiapkan anggaran senilai Rp1,7 milyar.

“termasuk perbaikan tulisan icon Beras Basah, serta penambahan lebar jembatan hingga 4 meter,” pungkas M Bahri.(*)

 

Laporan: Yuli | Nasrul

Click to comment
To Top