Berita Kota

Puluhan Penyuluh Agama Dibekali Penguatan Kapasitas Hadapi Radikalisme

Penyuluhan BNPT bagi puluhan penyuluhan agama se-Bontang Kutim (Foto: Mansur)
Penyuluhan BNPT bagi puluhan penyuluhan agama se-Bontang Kutim (Foto: Mansur)

Bontang. Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalimantan Timur, bekali 90 penyuluh agama dari Bontang, Sangkulirang, Marangkayu, dan Teluk Pandan Kutai Timur, terkait penguatan kapasitas menghadapi radikalisme. Kegiatan berlangsung di Hotel Bintang Sintuk. Kamis, 17 Mei 2018.

Kegiatan ini kerjasama FKPT Kaltim dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) serta Kementrian Agama Republik Indonesia. Dihadiri Wakil Bontang Basri Rase, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kaltim, perwakilan Kodim 0908, Wakapolres Bontang, Kepala Kemenag Bontang, serta Ketua Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Bontang.

“Tujuan kegiatan ini dalam mencegah terjadinya radikalisme di Indonesia. Terlebih kemerdekaan NKRI tidak terlepas dari perjuangan para ulamam” ujar Ketua FKPT Kaltim Hasyim Mi’radjie.

Sementara Wawali Basri Rase mengimbau, agar seluruh elemen masyarakat Bontang terus mempererat kebersamaan tanpa memandang perbedaan keyakinan. Dan bersatu menolak radikalisme demi menghadang aksi terorisme.

“Kami meminta masyarakat lebih mengenali lingkungannya, serta dapat melapor kepada aparat terdekat jika melihat ada hal yang mencurigakan,” kata Basri.

Senada dengan itu, Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT Andi Intang Dulung, berharap para penyuluh agama harus bisa menciptakan kondisi aman di masing-masing daerah dengan berbagai strategi.

Pembekalan bertajuk “Ayat-ayat Damai Penguatan Kapasitas Penyuluh Agama dalam Menghadapi Radikalisme” diikuti penyuluh lintas agama, baik Islam, Kristen, Hindu, dan Katolik.(*)

 

Laporan: Mansur

Click to comment
To Top