Kaltim

Pleno KPU Kaltim, DPS Pileg 2019 Capai 2,3 Juta Jiwa

Pleno Rekapiltulasi DPS KPU Kaltim
Pleno Rekapiltulasi DPS KPU Kaltim

Kaltim. Persiapan jelang Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden tahun 2019, mulai dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Timur. Melalui rapat pleno terbuka rekapitulasi DPS tahun 2019, pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilu presiden (Pilpres).

Pleno berlangsung di kantor KPU Kaltim, Jl Basuki Rahmat 2 Samarinda, Selasa (19/6) siang.

Diungkapkan Komisioner KPU Kaltim Divisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan SDM Syamsul Hadi, Daftar Pemilih Sementara (DPS) merupakan dasar penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilihan Legeslatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang.

“Dan dasar penetapan untuk DPS pileg DPRD/DPR maupun DPD adalah DPT Pilgub 2018,” katanya.

Dari data KPU saat ini, DPS Kalimantan Timur mencapai 2.378.517 jiwa. Terdiri dari 1.234.484 pemilih Laki-laki, dan 1.144.033 pemilih perempuan.

Jumlah tersebut mengalami penambahan 48.860 pemilih, dihitung dengan memasukkan pemilih potensial, pemilih pemula atau pemilih baru pada saat April 2019 berusia 17 tahun.

Penetapan DPS diambil dari 10 kabupaten/kota di Kaltim yang tersebar di 103 kecamatan serta di 1.038 desa/kelurahan. Dan KPU juga menetapkan sebanyak 3.396 TPS pada pileg dan pilpres 2019.

Namun demikian, penetapan DPS tetap akan merujuk pemutahiran kembali hingga penetapan DPT dilaksanakan. Dipengaruhi adanya peningkatan masyarakat pemilih dari berbagai kalangan.

“Seperti halnya pensiunan TNI-Polri, juga akan mendapat hak yang sama dalam memilih,” lanjutnya.

Syamsul pun berharap masyarakat bisa lebih proaktif dan berpartisipasi dalam pemutakhiran DPS Pileg dan Pilpres 2019. Baik dengan mendatangi petugas PPK/PPS/KPPS di KPU Kabupaten/ Kota.

Atau melakukan pengecekan data DPS melalui website resmi KPU Provinsi Kaltim, melalui Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada kolom pencarian.

“Nanti akan konfirmasinya, jika nama yang ditulis tidak muncul, maka yang bersangkutan belum terdaftar sebagai dps,” pungkasnya. (*)

 

Laporan: Tim Liputan Pktv

Click to comment
To Top