Corporate

PIKA Mengajar 2018, Menuju Peningkatan SDM dan Kemandirian Warga Malahing

Kegiatan PIKA Mengajar di pemukiman atas air Malahing (Foto: Humas PKT)
Kegiatan PIKA Mengajar di pemukiman atas air Malahing (Foto: Humas PKT)

Bontang. Perkampungan atas air Malahing di RT 30 Kelurahan Tanjung Laut Indah Kecamatan Bontang Selatan, menjadi salah satu fokus binaan CSR PT Pupuk Kalimantan Timur dengan berbagai program, yang dikemas melalui tema Better Living in Malahing.

Pembinaan yang sejauh ini berjalan, tak hanya perbaikan infrastruktur dan peningkatan ekonomi, namun turut menyasar pengembangan sumberdaya manusia, hingga kesehatan dan kemandirian masyarakat

Hal itu direalisasikan Pupuk Kaltim dengan berbagai langkah, sebagai bentuk pendampingan menuju kesejahteraan masyarakat pesisir Bontang tersebut.

Salah satu wujud kepedulian digagas Persatuan Istri Karyawan (PIKA) Pupuk Kaltim, melalui PIKA Mengajar 2018. Selasa, 3 April 2018.

Kegiatan ini sebagai kontribusi organisasi dalam mewujudkan pengembangan sumberdaya manusia (SDM) di kawasan pesisir, sekaligus mendorong capaian kualitas pendidikan masyarakat Malahing.

Dalam kegiatan tersebut, PIKA Pupuk Kaltim membagi tiga kategori mengajar. Diantaranya pendidikan dan pendampingan bagi anak tingkat PAUD, pendidikan anak tingkat SD, serta bekal keterampilan bagi ibu rumah tangga yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Sukses Mandiri Malahing.

“Kegiatan ini wujud kontribusi PIKA PKT dalam mendorong kesejahteraan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Malahing. Selain juga, tema besar Better Living in Malahing agar lebih mengakomodir berbagai bidang kehidupan, baik pendidikan hingga keterampilan masyarakat,” papar Wakil Ketua PIKA PKT Mira Satriyo Nugroho.

Puluhan anak mulai tingkat PAUD dan SD Pesisir Malahing, tampak antusias mengikuti berbagai materi, seperti belajar dan bermain, guna menunjang kualitas pendidikan yang selama ini berjalan. Sekaligus mendorong terciptanya karakter anak yang aktif sejak usia dini, sehingga mampu berkembang dengan baik.

Begitupun dengan para ibu rumah tangga, melalui materi pembuatan kerajinan tangan dengan bahan sederhana. Diharap menjadi bekal bagi istri nelayan untuk menciptakan berbagai kreasi unik dan menarik, agar bernilai ekonomis. Sehingga dari keterampilan yang dimiliki, dapat membantu perekonomian keluarga kedepannya. Mengingat kerajinan tangan dan aksesoris memiliki pasar yang menjanjikan, jika ditekuni dengan baik.

“Warga pesisir harus lebih baik, dan mampu untuk lebih mandiri. Dengan keterampilan yang dimiliki bisa menjadi bekal ibu rumah tangga, untuk menunjang perekonomian keluarga,” tambah Mira.

Selain materi dan pendampingan, kegiatan yang menjadi rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) PIKA ke-17 tahun ini, kata Mira, juga memberi bantuan puluhan jenis buku dengan berbagai judul. Serta lemari dan kelengkapan perpustakaan lainnya, agar dapat dimanfaatkan maksimal untuk menunjang pendidikan warga dan anak pesisir.

“Inilah yang kami sebut membawa ilmu ke pesisir. Dengan buku-buku tersebut, bisa menjadi perpustakaan mini yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang pendidikan warga disini,” lanjutnya.

Upaya ini pun disambut hangat masyarakat melalui Ketua RT 30 Muhammad Nasir. Ia menyebut kontribusi Pupuk Kaltim selama ini sangat membantu perbaikan ekonomi masyarakatny, maupun infrastruktur pemukiman melalui aksi nyata yang dilakukan.

Tema Better Living in Malahing menjadi titik tolak yang merubah wajah Malahing menjadi perkampungan pesisir yang lebih baik dari sebelumnya. Mengingat perhatian dan pendampingan yang dilakukan secara berkesinambungan, begitu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Seperti kegiatan kali ini, kami sangat berterima kasih kepada Pupuk Kaltim melalui PIKA PKT, atas perhatian dari CSR yang selama ini dikucurkan untuk menjadikan Malahing lebih baik,” ucapnya.

Senada, Ketua KUBE Sukses Mandiri Malahing, Marliana, pun menilai pelatihan dan pendampingan PIKA PKT untuk kreasi kerajinan tangan dan aksesoris merupakan salah satu hal yang diharap masyarakat. Mengingat ibu rumah tangga yang selama ini membantu suami sebagai nelayan, diupayakan memiliki keterampilan lain, agar bisa mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga.

Ia pun berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan, agar keterampilan yang dimiliki dapat lebih dikembangkan sebagai bekal mumpuni dalam mengasah keterampilan warga sekitar, untuk lebih mandiri kedepannya.

“Apalagi dengan bantuan buku yang diberikan, kami memang sangat membutuhkan untuk menambah wawasan, terutama bagi ibu rumah tangga. Semoga kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan berkesinambungan, agar warga Malahing bisa lebih mandiri kedepannya. Terima kasih Pupuk Kaltim,” tutur Marliana. (*)

 

Laporan: Tim Liputan Pktv

Click to comment
To Top