Berita Kota

Peringati Harhubnas 2019, KSOP Kelas II Bontang Gelar Bersih Laut

seluruh peserta Gerakan Bersih Laut dan Pantai terlihat saling bantu membantu membersihkan sampah di area bersih-bersih (foto: faisal/pktv)

Bontang. Memperingati Hari Perhubungan Nasional Tahun 2019, Kemetrian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kantor Kesyahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas II Bontang pada Kamis (12//2019) melaksanakan Gerakan Bersih Laut dan Pantai.

Kegiatan yang serentak dilaksanakan di 220 lokasi pelabuhan di seluruh Indonesia tersebut, dilatarbelangi adanya fakta bahwa sampah plastik yang mencemari lautan Indonesia mencapai 187.200.000 ton. Dan merupakan penyumbang sampah terbesar kedua dunia setelah negara Cina.

Oleh karena itu, KSOP kelas II Bontang dengan menggandeng instansi pemerintah, TNI, Polri, Perusahaan BUMN, Perusahaan Pelayaran, Stakeholder, Badan Usaha Pelabuhan, Nelayan, serta Masyarakat sekitar untuk terjun langsung melakukan kegiatan gerakan bersih laut dan pantai di 3 lokasi, yakni Pemukiman Pesisir Tanjung Laut, Pelabuhan Umum Tanjung Laut, dan Pulau Gusung Segajah Pasilan Perairan Bontang.

Dijelaskan Agus Harijanto selaku Pelaksana Harian sekaligus Ketua Panitia, menurut data dari asosiasi insdustri plastik serta badan pusat statistic, tiap tahun sebanyak 3.200.000 ton sampah plastik mencemari lautan. Disadari atau tidak sampah plastik sangat membahayakan keberlangsungan ekosistem laut, maka melalui kemetrian perhubungan menargetkan penurunan sampah plastik sebanyak 70% hingga tahun 2025.

“Melalui gerakan bersih-bersih laut dan pantai in, juga menjadi bukti nyata kemetrian perhubungan dalam mengedukasi masyarakat agar tidak lagi membuang sampah di laut serta berperilaku hidup bersih,” ungkapnya.

WALI KOTA BONTANG MENYERAHKAN ALAT KEBERSIHAN SECARA SIMBOLIS (FOTO: FAISAL/PKTV)

Sementara itu, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menjelaskan, banyaknya sampah plastik di lautan mengakibatkan ikan- ikan yang kita konsumsi mengandung mikroplastik.

“Maka dengan gerakan bersih-bersih laut yang serentak dilakukan di seluruh indonesia ini, menjadikan lautan bersih serta biota laut dapat hidup dan berkembang biak dengan baik,” terangnya.

Peringatan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2019 dengan Gerakan Bersih Laut dan Pantai tersebut, ditandai dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan alat kerja kebersihan secara simbolis kepada perwakilan regu.

Laporan: Rahma | Faisal

Click to comment
To Top