Berita Kota

Pengerjaan Drainase dan Trotoar Tak Sesuai Target, Komisi 3 Kunjungi Lapangan

Ketua Komisi 3 Amir Tosina pada saat melakukan kunjungan ke lapangan ke lokasi pengerjaan drainase dan trotoar di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman (foto: faisal/pktv)

Bontang. Komisi 3 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang bersama Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang, pihak kecamatan dan kelurahan, melakukan kunjungan lapangan ke lokasi pengerjaan drainase dan trotoar di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, pada Selasa (12/11/2019).

Pada kunjungannya tersebut, rombongan Komisi 3 yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi 3 Amir Tosina, menyoroti permasalahan pengerjaan drainase dan trotoar yang tidak kunjung selesai, bahkan jauh dari target yang diharapkan.

Melihat hal tersebut, Amir Tosina meminta Dinas PUPR untuk terus menekan pihak kontraktok agar melakukan percepatan pengerjaan sesuai dengan waktu dan nilai kontrak yang telah disepakati.

“Berdasarkan pengakuan Dinas PUPR, pihak kontraktor masih memiliki tenggang waktu 1 bulan untuk menyelesaikan seluruh pengerjaan drainase dan trotoar di wilayah ini, sebelum berakhir pada 14 Desember mendatang,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Pemeliharaan Bina Marga Dinas PUPR Bontang yang juga menjabat sebagai PPTK pada proyek tersebut, yakni Bambang Danisworo mengatakan, hingga saat ini progress pengerjaan baru mencapai sekitar 25% dari target seharusnya sebesar 50%.

“Kami menyayangkan kinerja kontraktor Annasya Miitra Utama asal Samarinda yang kami nilai lambat. Padahal kami telah meminta pihak kontraktor untuk menambah jumlah man power dan jam lembur agar proyek ini dapat selesai tepat waktu,” ungkapnya.

Lebih jauh dijelaskan Bambang, proyek pengerjaan yang dimulai sejak September dan berkahir pada 14 Desember mendatang ini mencakup 3 pengerjaan, yakni pengerjaan parit dengan kelebaran mencapai 1 meter, perbaikan trotoar hingga pengerjaan galian saluran drainase, dengan menelan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp.1.100.000.000.

Laporan: Sari | Faisal

Click to comment
To Top