Berita Kota

Pembangunan Terminal Peti Kemas Loktuan Masih Tahap Perijinan

kantor dishub bontang dan pt pelabuhan indonesia vi (persero) yang terletak di pelabuhan loktuan (foto: mansyur/pktv)

Bontang. Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang makin serius menjalin sinergi dengan PT Pelabuhan Indonesia IV (persero), melalui kerjasama mengembangkan Pelabuhan Loktuan, yakni dengan menambah Terminal Peti Kemas di pelabuhan tersebut.

Pembangunan Terminal Peti Kemas sendiri, disinyalir karena melihat kondisi pertumbuhan ekonomi Kota Bontang saat ini, serta potensi kebutuhan dan hasil industri di wilayah Bontang menggunakan peti kemas juga semakin tinggi. Ditambah lagi proyek strategis nasional jalan tol Samarinda-Bontang tinggal menunggu waktu, yang mau tidak mau, arus barang harus lebih cepat.

Ditetapkannya calon Ibu Kota Negara (IKN) di kaltim, secara langsung atau tak langsung berpengaruh kepada pertumbuhan arus barang dagang dan jasa, sebab itu Bontang yang diproyeksikan pemerintah sebagai kota industri, harus menjadi gate way wilayah Kalimantan Timur (Kaltim), selain Balikpapan dan Samarinda.

KEPALA DINAS PERHUBUNGAN DISHUB KOTA BONTANG KAMILAN (FOTO: MANSYUR/PKTV)

Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang Kamilan, dia menjelaskan bahwa Wali Kota Bontang menginginkan kerjasama pengembangan pelabuhan jangka panjang, dengan nilai investasi sebesar Rp.1.400.000.000.000, sedangkan untuk pengembangan jangka pendek nilai investasi sebesar Rp.450.000.000.000 milyar.

“Proses pembangunan terminal peti kemas masih dalam tahap perijinan, dengan target pembangunan tahap pertama harus selesai dalam 6 bulan,” ungkapnya.

Direktur Utama PT Pelindo IV Farid Padang, diketahui telah melakukan presentasi, terkait rencana pembangunan terminal peti kemas, di hadapan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, beserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pada Senin (20/1/2020).

Laporan: Ervi | Mansyur

 

Click to comment
To Top