Corporate

Peduli Tumbuh Kembang Anak, PT KNI Gagas Relawan Asa untuk Selambai

Pelatihan Gizi Tumbuh Kembang Anak bersama PT KNI (Foto: Mansur)
Pelatihan Gizi Tumbuh Kembang Anak bersama PT KNI (Foto: Mansur)

Bontang. Menindaklanjuti nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kota Bontang dalam mewujudkan Bontang sebagai kota layak anak, PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI) melalui program CSR kesehatan menggelar pelatihan gizi untuk tumbuh kembang anak, bagi masyarakat di Kelurahan Loktuan Bontang Utara. Khususnya, warga yang bermukim di wilayah pesisir Selambai. Kamis, 3 Mei 2018.

Pelatihan digelar di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Loktuan, menggandeng lembaga kemanusiaan PKPU Bontang, puskesmas Bontang Utara 2, dan Foodbank of Indonesia.

Kegiatan ini diikuti antusias seluruh peserta, terdiri dari 50 lebih kader dari 3 posyandu se-Kelurahan Loktuan, Ketua RT, dan warga Selambai.

General Affair dan Community Development (Comdev) PT KNI Reza Zacharias, pelatihan ini sekaligus wujud kepedulian perusahaan guna menanggulangi tingkat stunting atau kondisi balita dengan tinggi badan dibawah rata-rata, karena kurangnya asupan gizi saat dalam kandungan. Hingga berakibat pada tumbuh kembang anak.

“Maka dari itu, dengan pelatihan ini para kader posyandu dapat memberikan pemahaman kepada warga, akan pentingnya makanan sehat dan bergizi. Utamanya saat kehamilan,” ungkapnya.

Sementara mewakili Pemerintah Kota Bontang, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Abdu Safa Muha, mengapresiasi kegiatan pelatihan gizi bagi masyarakat di Kelurahan Loktuan.

Dirinya meminta keseriusan masyarakat mengikuti pelatihan ini, agar bisa memahami dengan baik upaya penanggulangan persoalan gizi dan tumbuh kembang anak, sekaligus mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat dengan makanan bergizi.

“Kami minta peserta bisa memanfaatkan kegiatan ini semaksimal mungkin, agar bisa diterapkan dengan baik. Utamanya dalam mengajak masyarakat untuk berperilaku sehat, ditunjang asupan gizi yang cukup,” katanya.

Selain itu, Safa Muha pun menilai kegiatan ini sebagai salah satu upaya mengatasi persoalan sosial di masyarakat, terkait lemahnya pemahaman akan pentingnya kesehatan anak.

“Jika hasil pelatihan ini mampu diterapkan, secara perlahan persoalan sosial di masyarakat akan bisa diatasi dengan baik melalui sinergi yang efektif,” tandasnya.

Pelatihan menghadirkan narasumber Emy Huriyati, pakar gizi Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI) dari Yogyakarta. Ia memaparkan pentingnya peran gizi bagi anak, khususnya seribu hari pertama pasca kelahiran. (*)

*Para peserta pelatihan bersama Manajemen PT KNI dan Perwakilan Pemerintah Kota Bontang

 

Laporan: Rahma | Mansur

Click to comment
To Top