Kesehatan

ORI Difteri Serentak, Sasar 62 Ribu Lebih Pelajar Bontang

Launching Outbreak Respons Immunization (ORI) dalam rangka penanggulangan Difteri (Foto: Yuli)

Bontang. Dalam upaya memutus mata rantai penularan difteri, Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB), launching Outbreak Respons Immunization (ORI) bagi 62.184 pelajar. Launching program ini diawali di SMA Negeri 1 Bontang, Kamis pagi, 1 Maret 2018.

ORI sebagai upaya menurunkan jumlah kasus difteri, serta mencegah agar tidak semakin meluas. Dilakukan dengan cara memberikan imunisasi kepada kelompok usia tertentu, yakni usia 1 hingga 19 tahun.

Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular Diskes KB Bontang, Diana Nurhayati, sekaligus Ketua Penyelenggara ORI, mengatakan kegiatan ini melibatkan seluruh fasilitas kesehatan di Bontang. Diantaranya rumah sakit, puskesmas, klinik, hingga organisasi profesi kesehatan dengan jumlah 11 tim, yang terdiri dari 154 petugas.

Baca Juga: Hingga Februari 2018, Ada Tujuh Kasus Difteri di Bontang

Program ini akan berlangsung tiga putaran, mulai Maret, Juni, dan Desember 2018. Dilaksanakan di sekolah serta posko di tiap Kelurahan, dengan total 233 lokus. Terdiri dari 10.139 pelajar Taman Kanak-kanak, 20.200 siswa Sekolah Dasar, 9.205 pelajar SMP, dan 8.000 pelajar SMA/SMK.

“Khusus untuk 15 Kelurahan, akan menyasar sebanyak 14.640 orang,” kata Diana.

Sementara Wakil Walikota Bontang Basri Rase, saat launching ORI mengingatkan agar tidak perlu khawatir akan efek samping dari vaksin ORI. Dimana setelah di vaksin, biasanya akan menyebabkan demam, saat bereaksi di dalam tubuh.

“Karena yang lebih mengkhawatirkan, justru bahaya difteri yang bisa menyebabkan kematian,” ujar Basri.

Ia juga mengimbau agar Dinas Kesehatan bersama lintas sektor terkait, untuk terus secara intensif menanggulangi wabah difteri di Kota Bontang, demi generasi muda yang sehat dan berprestasi.

“Mari saling bekerjasama dalam menanggulangi hal ini, agar Bontang terbebas dari difteri,” tambah Basri.(*)

 

Laporan: Yulianti Basri

Click to comment
To Top