Hukum

Operasi Patuh 2018 Berakhir, Polres Bontang Tilang 1.305 Pengendara

Giat operasi patuh Satlantas Polres Bontang (Foto: dok pktv)
Giat operasi patuh Satlantas Polres Bontang (Foto: dok pktv)

Bontang. Setelah berlangsung selama 14 hari sejak 26 April 2018 lalu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bontang resmi mengakhiri Operasi Patuh Mahakam 2018. Dan 1.305 pengendara berhasil ditilang, karena berbagai pelanggaran lalu lintas selama operasi berjalan.

Jumlah tersebut bahkan melebihi target sasaran oleh Polda Kaltim sebanyak 900 penindakan terhadap 7 pelanggaran prioritas. Diantaranya tidak memakai helm SNI, tidak menggunakan sabuk pengaman (safety belt), berkendara melebihi batas kecepatan, mengemudi dalam keadaan mabuk, menggunakan hp saat berkendara, pengendara di bawah umur, dan melawan arus.

Rinciannya, pelanggaran melawan arus 337 pelanggar, tidak menggunakan helm 371 pelanggar, tanpa safety belt 324 pelanggar, pengemudi dibawah umur 267 pelanggar, dan penggunaan handphone saat berkendara 6 pelanggar.

“Masih banyaknya penindakan mencerminkan kesadaran pengendara di Bontang masih kurang. Kami kembali mengimbau pengendara dapat mematuhi aturan berlalu lintas, demi mencegah terjadinya fatalitas kecelakaan,” ujar Kasat Lantas Polres Bontang AKP Irawan Setyono.

Operasi Patuh Mahakam 2018 digelar melalui sistem hunting, dengan melakukan penyisiran ke wilayah rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Jika ada ditemukan pelanggaran terjadi, akan lansung ditindak aparat.

Pada operasi tahun ini, terdapat satu kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal. Dan menyebabkan pengemudi serta penumpang kendaraan roda dua meninggal dunia.

Kanit Laka Polantas Bontang Aipda Ferry Yulianto, mengatakan pengendara diketahui masih di bawah umur, dan belum mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM) saat melaju dengan kendaraannya dari arah Bontang Lestari menuju Bontang Kota.

Tingginya laju kendaraan membuat pengendara lepas kendali di tikungan tajam, hingga akhirnya menabrak median jalan dan terlempar ke jalur berlawanan.

“Kemudian membentur bagian belakang mobil pick up yang melintas di jalur berlawanan menuju Bontang Lestari. Akhirnya korban meninggal dunia,” katanya. (*)

 

Laporan: Yulianti Basri

Click to comment
To Top