Pembangunan Pasar Rawa Indah Bontang
Pemerintah

Masuk ULP, Pembangunan Pasar Rawa Indah Segera Dilanjutkan

Bontang. Pembangunan Pasar Rawa Indah Bontang akan kembali dilanjutkan Pemerintah, setelah mangkrak lebih dari tiga tahun. Hal tersebut menyusul dimenangkannya sengketa lahan pembangunan pasar oleh Pemerintah, dari masyarakat yang mengaku memiliki hak atas tanah wilayah tersebut, di Mahkamah Agung (MA).

Dijelaskan Walikota Neni Moerniani, pengerjaan pasar Rawa Indah harus terhenti pada tahun 2014 lalu, setelah lahan pembangunan di klaim oleh warga saat pembangunan pasar masih berjalan sekitar 54 persen.

“Alokasi anggaran dan material pembangunan saat itu telah disediakan pemerintah, dengan total dana yang dihabiskan mencapai Rp 196 miliar,” ucapnya.

Dan kini, kelanjutan pembangunan pasar akan menggunakan skema multiyears, melalui APBD Kota Bontang dan Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kaltim. Bahkan, progresnya kata Neni telah masuk dalam Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Bontang.

“Sudah masuk di ULP, tinggal menunggu kelanjutannya aja,” tambah Neni.

Neni pun memastikan, pelaksanaan lelang pasar rawa indah akan dilakukan secara terbuka, dan tidak menutup kemungkinan kontraktor pembangunan tahap pertama, ikut dalam lelang tersebut.

Ia pun optimis pengerjaan pasar tahap II ini selesai lebih cepat, dikarenakan sejumlah material bangunan siap pakai di lokasi. Selain itu, pemancangan pun telah dilakukan kontraktor sebelumnya.

“Karena dilelang lagi, ada kemungkinan pengerjaan tidak dilakukan kontraktor tahap pertama. Tapi semuanya terbuka. Saya pun optimistis pasar akan cepat selesai, karena beberapa alat sudah siap dan tinggal melanjutkan,” terangnya.(*)

 

Laporan: Yulianti Basri