Corporate

Kopnel BEM Binaan Pupuk Kaltim Gelar RAT Pertama

Rapat Anggota Tahunan Kopnel Bontang Eta Maritim (Foto: Mansur)
Rapat Anggota Tahunan Kopnel Bontang Eta Maritim (Foto: Mansur)

Bontang. Koperasi Nelayan (Kopnel) Bontang Ekonomi Pariwisata Maritim (BEM) binaan Pupuk Kaltim menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) pertama. Jumat, 4 Mei 2018.

Bertempat di gedung Sekaya Maritim TPI Tanjung Limau, kegiatan ini dihadiri Manager Departemen Kamtib Pupuk Kaltim Sunardi, Ketua tim CSV Sri Juwani Ekowati, serta perwakilan Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP), serta Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskop UKMP).

Ketua Koperasi BEM Muhtar, mengatakan RAT ini kali pertama dilaksanakan sejak terbentuk Februari 2017 lalu. Dihadiri 36 peserta dari 49 anggota yang terdaftar.

“RAT ini juga bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota pengawas,” kata Muhtar.

Sementara ketua tim CSV Sri Juwani Ekowati, mengatakan melalui RAT diharap dapat dimanfaatkan pengurus dan anggota untuk membahas rencana kerja kedepan, guna mendapatkan hasil yang baik bagi kemajuan koperasi.

“Kami berharap koperasi BEM tidak hanya fokus pada usaha budidaya keramba jaring apung saja, tapi dapat melakukan pengembangan di sektor lainnya,” katanya.

Senada juga disampaikan Manager Kamtib Sunardi, mewakili managemen Pupuk Kaltim. Ia menambahkan adanya koperasi ini diharapkan dapat mengangkat kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir yang ada di sekitar perusahaan.

Sementara Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Budidaya DKPPP Bontang Syamsu Wardi, mengatakan keberadaan kopnel BEM ini tidak terlepas dari dukungan Pupuk Kaltim. Ia mewakili pemerintah pun menyampaikan ucapan terimakasih, karena program ini sangat sejalan dengan program pemerintah.

“Kami sampaikan apresiasi kepada Pupuk Kaltim yang selama ini telah memberikan pendampingan kepada Kopnel BEM untuk bisa maju dan berkembang,” ucapnya.

Selain itu, Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Diskop UKMP Bontang Yusran, memberikaan apresiasi atas dilaksanakan RAT oleh Kopnel BEM. Dan dinilai sangat penting bagi pengurus maupun pengawas, untuk melaporkan hasil kerja selama satu tahun.

“Selain itu RAT juga penting bagi pemerintah, untuk mengetahui aktif atau tidaknya koperasi. Sebab jika 3 kali tidak melaksanakan RAT, koperasi bisa terancam dibubarkan,” ujarnya.

RAT Kopnel BEM diawali pengesahan tata tertib rapat, laporan pertanggungjawaban pengurus tahun buku 2017, laporan hasil pemeriksaan pengawas, serta penyampaian rencana kerja dan anggaran pendapatan belanja tahun anggaran 2018.

Dilanjutkan pandangan umum anggota koperasi, serta pengesahan. Adapun hasil laporan tim pengawas terhadap laporan pengurus, dapat diterima dengan catatan diperbaiki lagi kedepannya.(*)

 

Laporan: Mansur

Click to comment
To Top