Pemerintah

Kelengkapan Dokumen Seluruh TKA Power Plant Akan Diperiksa Ulang

Sidak gabungan di lokasi pembangunan Power Plant PLTU di Teluk Kadere (Foto: Sary)
Sidak gabungan di lokasi pembangunan Power Plant PLTU di Teluk Kadere (Foto: Sary)

Bontang. Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Penanaman Modal, Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Dpmtk-Ptsp) segera menggelar Rapat Koordinasi (rakor) pada Selasa (22/5) besok, guna validitas data Tenaga Kerja Asing (TKA) yang ada di Bontang.

Rapat ini akan dihadiri DPRD Bontang, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kaltim, Kantor Imigrasi Samarinda, Tim Pora, serta pengambil kebijakan dari PT Graha Power Kaltim (GPK) selaku main kontraktor proyek PLTU Teluk Kadere.

“Kami ingin mengetahui pasti berapa tenaga kerja asing di proyek PLTU ini, juga memeriksa kelengkapan dokumen TKA tersebut,” ujar Agus Haris, Ketua Komisi 1 DPRD Bontang saat sidak di lokasi Power Plant Teluk Kadere Bontang Selatan. Senin, 21 Mei 2018.

Baca Juga: Sidak Diduga Bocor, TKA di Teluk Kadere Kabur

Senada, Kepala Bidang Pengawasan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kaltim Usriansyah, menyebut rakor tersebut didasari adanya temuan TKA yang tidak memiliki kelangkapan dokumen, sehingga perlu diperikasa ulang bersama dengan pemerintah daerah.

“Jika ada ditemukan, kami akan menghentikan pekerjaan TKA tersebut dan mengeluarkannya dari lokasi proyek hingga seluruh dokumen dilengkapi,” tegasnya.

sementara Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Samarinda Slamet Sutarno, menyampaikan jumlah tenaga kerja asing yang berada di proyek PLTU mencapai 27 orang. Rinciannya 12 TKA memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas), dan sisanya cuma memiliki izin tinggal kunjungan.

“Dari data kami ada 15 orang, makanya tidak dibolehkan bekerja di proyek PLTU ini sebelum dokumen dilengkapi,” terangnya. (*)

 

Laporan: Sary 

Click to comment
To Top