Berita Kota

Kekurangan Tenaga Medis, Pelayanan Sore Puskesmas Bontang Utara 1 Ditutup

pengumuman yang tertempel di puskesmas bontang utara 1 (foto: aris/pktv)

Bontang. Pelayanan kesehatan 24 jam di Puskesmas Bontang Utara 1 dipertanyakan warga. setelah di umumkan bahwa terhitung mulai tanggal 15 Januari 2020, klinik pelayanan kesehatan pada sore hari di tutup hingga waktu yang tidak di tentukan karena kurangnya tenaga medis akibat mengikuti Pelatihan Paling Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan adanya mutasi pegawai.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Puskesmas Bontang Utara 1 drg. Erwin Wahyudiono, membenarkan perihal adanya pengumuman tersebut. Dijelakan olehnya bahwa memang benar pihaknya akan menutup klinik pelayanan kesehatan di sore hari terhitung mulai hari Rabu (15/1/2020). Hal tersebut dilakukan karena kurangnya tenaga medis akibat terjadinya mutasi atau adanya pergantian beberapa pegawai baru dilingkungan Puskesmas Bontang Utara 1.

Ditambahkan erwin, saat ini ada sebanyak 10 orang tenaga pegawai puskesmas yang sedang melaksanakan Latsar CPNS yang dilaksanakan di Balai Diklat Provisi Samarinda dan ada beberapa pegawai yang di mutasi karena mendapatkan promosi untuk mengisi beberapa jabatan struktural.

“Sebenarnya pelayanan kesehatan sore hari ini hanya ditutup untuk sementara waktu saja, sembari menunggu pegawai baru tersebut selesai mengikuti Latsar untuk Calon Pegawai Negeri Sipil. Selanjutnya setelah mereka selesai melaksanakan Latsar, kami juga akan melaksanakan masa orientasi bagi pegawai baru dilingkungan Puskesmas Bontang utara 1, hal ini dilakukan sebagai upaya dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi pasien,” jelasnya

Maka dari itu erwin meminta masyarakat untuk lebih bersabar dan menunggu semua proses tersebut telah selesai dilaksanakan. Dirinya memastikan untuk sementara ini semua proses pelayanan dilakukan dan di maksimalkan pada pagi hari.

Sementara itu Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni yang dimintai tanggapan terkait hal tersebut mengatakan, bahwa dirinya belum tahu tentang hal tersebut karena belum disampaikan kepada dirinya. Namun neni mengatakan hal tersebut tidak boleh dilakukan, dan puskesmas harus tetap buka sepertia biasanya.

“Nanti saya akan liat, tidak boleh seperti itu, harus tetap buka. Dan itu belum dilaporkan kepada saya,” pungkasnya.

Laporan: Aris | Mansyur

 

Click to comment
To Top