Pilkada

Golkar Bontang Nilai SK DPP Banyak Kejanggalan

Bontang, Adanya Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menginstruksikan seluruh pengurus, kader, dan simpatisan partai untuk mendukung pasangan perseorangan Neni Moernaeni – Basri Rase, ditanggapi pengurus Dpd 2 Golkar Bontang.

Dalam konferensi pers di rumah sahabat Golkar, Senin (7/9/2015) kemarin, Sekretaris Jenderal Dpd 2 Golkar Bontang, Harman Thamrin menyatakan jika SK tersebut masih perlu dipertanyakan karena memiliki beberapa kejanggalan.

Menurutnya isi surat yang menginstruksikan Golkar Bontang mendukung pasangan Neni Moerniaeni – Basri Rase juga menyebutkan pembatalan dan mencabut surat yang berisi pengesahan pasangan calon kepala daerah yang sebelumnya juga didukung Golkar, yakni Neni Moernaeni dan Andi Harun.
Walau akhirnya dicabut dengan alasan tidak memenuhi persyaratan pendaftaran calon yang ditetapkan KPU.

Kejanggalan lain jelas Harman merujuk pada dasar yang dinyatakan DPP Golkar untuk mengambil keputusan berdasarkan petunjuk dan pelaksanaan (juklak), tentang penetapan pasangan calon kepala daerah. Sementara pada juklak tersebut, tidak ada satupun petunjuk yang mengatur posisi Golkar ketika tidak mengusung pasangan calon.

Harman menilai jika keputusan DPP tidak sesuai dengan mekanisme yang ada, mengingat tidak adanya dasar dan usulan dari Kabupaten/Kota untuk mendukung Neni-Basri.

“ dari kejanggalan yang ada, makanya kami nilai jika keputusan DPP tidak sesuai dengan mekanisme yang ada,” paparnya.

Hal senada turut diutarakan Rahman Ukkas. Pengurus partai beringin ini, menilai jika DPP Golkar telah melanggar juklak yang dibuat. Dimana tahapan penerbitan SK itu, menurutnya langsung menetapkan dukungan tanpa penetapan calon yang didukung melalui penjaringan tingkat kabupaten/kota, yang disampaikan ke tingkat provinsi untuk kemudian dilanjutkan ke DPP.

“ jelas itu pelanggaran, karena dalam aturan partai sudah jelas kalau penetapan calon harus melalui tingkat kota baru ke provinsi, dan setelah itu ke DPP. Bukan main langsung gitu aja,” tandasnya.

Seperti diketahui, Calon Walikota Bontang dari jalur perseorangan, Neni Moerniaeni yang berpasangan dengan Basri Rase, menyatakan telah mendapatkan dukungan dari DPP Golkar atas pencalonannya, yang ditandatangani oleh Ketua Umum Aburizal Bakrie, dan Sekjen Idrus Marham. SK ini yang kemudian dibawa pulang Neni ke Kota Bontang, sebagai dasar dukungan Golkar terhadapnya dalam Pilkada nanti.

“Alhamdulillah keputusan DPP ternyata memberikan dukungan kepada saya. Mudah-mudahan seluruh pengurus Golkar Bontang bisa menaati SK ini,” terang Neni.

 

Laporan : Tim Liputan pktvbontang.com

Editor : Revo Adi M

Click to comment
To Top