Berita Kota

Gaji terlambat Dibayar, Puluhan Karyawan PT PAN Datangi Disnaker

pertemuan antara karyawan dan perusahaan pt pan bersama pihak dinasker (foto:yuli)
pertemuan antara karyawan dan perusahaan pt pan bersama pihak dinasker (foto:yuli)

Bontang. Puluhan karyawan PT Pilar Asri Nusantara (PAN) mendatangi kantor dinas ketenagakerjaan kota Bontang di jalan Awang long, Bontang Utara, senin (25/2/2019).

Salah satu perwakilan karyawan Herman mengatakan Ia dan sejumlah rekannya menuntut pihak perusahaan untuk melunasi gaji  yang sudah 2 bulan belum dibayar. Selain itu mereka juga menuntut agar perusahaan membayarkan BPJS Kesehatan dan Tenaga Kerja.

“Dua bulan gaji belum dibayar Desember dan Januari, BPJS Tenaga Kerja dan kesehatan juga tidak dibayarkan oleh perusahaan,  padahal gaji kami sudah dipotong untuk pembayaran  BPJS, kami cuma minta hak kami,” ujarnya.

Akibat tidak dibayarkan gaji dan dan BPJS Kesehatan para karyawan PT PAN kesulitan saat berobat.

“Saat keluarga saya sakit ketika datang ke BPJS ternyata tidak bisa sementara gaji belum dibayar,” tambah Hasan Basri salah satu karyawan PT PAN.

Kepala Bidang hubungan dan individual dinas ketenaga kerja Bontang Muhammad Syaifullah mengatakan, dalam hal ini pihaknya hanya sebagai fasilitator, mengingat permasalahan ini menjadi kewenangan dinas  ketenagakerjaan provinsi. 

Pada pertemuan ini pihak perusahaan dan karyawan membuat kesepakatan dengan 5 poin,  Pertama gaji bulan Desember dan Januari besok paling lambat dibayar, Kedua  BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan akan segera dibayar oleh perusahaan kemudian yang ke-3 akan membayar lemburan pada bulan Agustus di paling lambat 5 April dan yang ke-4 perusahaan akan memperbaiki sistem penggajian mereka supaya tidak terlambat yang kelima setiap pekerja akan memulai pekerjaan lagi besok

“kami berharap kesepakatan yang telah dibuat oleh kedua belah pihak dapat dilaksanakan, kita disini hanya memfasilitasi saja,” ujarnya

Direktur utama PT PAN Asse menegaskan, pihaknya akan membayar tunggakan gaji yang diminta oleh karyawan yaitu mulai dari Desember dan Januari serta tagihan BPJS Kesehatan maupun tenaga kerja. Menurutnya tunggakan tersebut terjadi karena permasalahan administrasi yang lambat. 

“hari ini juga kita akan bayar gaji dan juga BPJS para karyawan. Ini murni murni kesalahan teknis,” terang Asse (*)

 

Laporan : Yulianti Basri

Click to comment
To Top