Corporate

Dirut Pupuk Kaltim Lepas Peserta Mudik Gratis Jalur Darat

Jajaran Direksi Pupuk Kaltim melepas keberangkatan pemudik gratis BUMN melalui jalur darat (Foto: Humas Pupuk Kaltim)
Jajaran Direksi Pupuk Kaltim melepas keberangkatan pemudik gratis BUMN melalui jalur darat (Foto: Humas Pupuk Kaltim)

Bontang. Setelah sebelumnya melepas keberangkatan peserta mudik melalui jalur laut, Pupuk Kaltim kembali melapas pemudik program Mudik Gratis Bersama Pupuk Kaltim, di halaman GOR Pupuk Kaltim Jl Alamanda PC VI. Kamis sore, 7 Juni 2018.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Bakir Pasaman didampingi jajaran Direksi dan manajemen melepas 287 peserta mudik melalui angkutan darat, menggunakan 8 bus menuju Balikpapan dan Banjarmasin, dan sebagian melanjutkan perjalanan ke Makassar Sulawesi Selatan menggunakamn jalur laut, melalui pelabuhan Semayang Balikpapan.

“Program mudik gratis ini merupakan cetusan Kementerian BUMN, sehingga bukan hanya di Kota Bontang saja, tapi seluruh anak usaha BUMN di Indonesia turut melaksanakan,” ujar Bakir Pasaman.

Menurutnya Pupuk Kaltim memfasilitasi 3.900 pemudik, menggunakan jalur laut dan darat. Dirinya agar masyarakat Bontang pada khususnya, dapat terus mendukung dan mendoakan kelancaran perusahaan, agar semakin maju dan berkembang.

“Agar Pupuk Kaltim Senantiasa memberikan manfaat bagi masyarakat Bontang,” tambahnya.

Salah satu peserta mudik gratis, Adri, warga RT 27 Kelurahan Loktuan mengaku akan mudik ke Makassar Sulawesi Selatan. Ia merasa bersyukur adanya program ini, pasalnya sudah 9 tahun ia dan keluarga tak pernah mudik lantaran keterbatasan ekonomi.

Begitupun dengan Fitri, warga Bontang Kuala yang mengaku 7 tahun tak pernah pulang kampong, juga karena tidak adanya biaya.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Pupuk Kaltim yang akhirnya bisa mewujudkan keinginan saya untuk mudik. Semoga program ini terus berlanjut kedepannya,” katanya.

Jadwal keberangkatan mudik gratis menggunakan transportasi darat dimulai 6 hingga 13 Juni 2018, dengan rute keberangkatan diantaranya Bontang-Balikpapan, Samarinda-Balikpapan, Samarinda-Banjarmasin, Balikpapan-Banjarmasin, dan Bontang-Tenggarong.(*)

 

Laporan: Yuli | Nasrul

Click to comment
To Top