Berita Kota

Diduga Bersarang, Belasan Ular Teror Warga Berebas Tengah

Staf Pemerintahan dan Ketentraman Ketertiban Kelurahan Berebas Tengah Syarifuddin (Batik), menunjuk lokasi yang diduga sarang ular (Foto: Yuli)

Bontang. Warga Jl Zamrud Lembah Ujung Berebas Tengah, diresahkan keberadaan ular yang banyak ditemui masuk ke pemukiman. Terhitung dalam enam bulan terakhir, ada belasan ular yang diketahui bersarang di beberapa kawasan, seperti RT 53.

Dan puncaknya ditemukan ular sepanjang hampir 4 meter, dan salah satu warga menjadi korban gigitan hingga menjalani perawatan di rumah sakit.

“Tolonglah dibantu, kami jadi takut dibuatnya. Banyak sekali ular yang masuk ke rumah warga. Bahkan rumah saya sering dimasuki ular phiton yang menyelinap dari atap rumah. Kayaknya ada sarangnya dekat sini,” papar Jalaluddin, salah satu warga sekitar.

Senada dengan itu, Baungkung salah satu warga yang menjadi korban keganasan ular hingga sempat menjalani perawatan di rumah sakit pun mengaku masih takut dan trauma akan kejadian yang dialaminya pada Selasa 18 April 2017 lalu.

“Saya ini lagi rawat jalan mbak, karena wajah luka setelah dipatok ular Selasa kemarin itu. Saya benar-benar trauma dibuatnya,” ujar Baungkung kepada tim liputan Pktv Bontang.

Menanggapi keresahan warga, Staf Pemerintahan dan Ketentraman Ketertiban Kelurahan Berebas Tengah Syarifuddin, tengah berupaya mencari jalan keluar untuk mengatasi permasalahan ini.

Ia pun mengungkapkan sejauh ini lebih dari 10 ular yang berhasil ditangkap di wilayah Lembah Ujung. Lima diantaranya merupakan ular besar yang sering dikatakan warga sebagai ular monster, memiliki panjang rata-rata 3,8 meter hingga 4 meter. Sementara sisanya hanya memiliki panjang sekira satu meter.

“Tapi masih ada satu ular lagi yang ukuran lebih besar. Dulu warga sempat menangkap, namun ular lepas karena lebih kuat dan lebih licin,” terangnya.

Sementara ini ular hasil tangkapan warga telah diserahkan ke Taman Nasional Kutai (TNK) untuk ditangani lebih lanjut, utamanya yang berukuran besar. Sedang ular berukuran kecil diberikan ke komunitas pencinta reptil, yang menyanggupi untuk mengurus hewan melata tersebut. (*)

 

Laporan: Yulianti Basri

Click to comment
To Top