Yayasan Kanker Indonesia cabang Bontang saat menggelar Sini Periksa Cantik (Foto: Nasrul)
Kesehatan Topik

Deteksi Dini Kanker Serviks, Yuk ‘Sini Periksa Cantik’

Bontang. Kanker serviks dan payudara menjadi momok menakutkan bagi sebagian masyarakat, khususnya kaum hawa. Pasalnya, dari beberapa penelitian di negara berkembang seperti Indonesia, dua jenis penyakit ini merupakan penyebab terbesar kematian akibat kanker yang diderita perempuan.

Maka sebagai wujud peduli kesehatan kaum hawa, Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-Kb) Bontang, menggandeng Yayasan Kanker Indonesia menggelar agenda “Sini Periksa Cantik”, atau deteksi dini kanker serviks dan payudara secara serentak di dua kecamatan. Yakni Bontang Selatan dan Bontang Barat.

Deteksi dini kanker serviks dan payudara ini diikuti sekitar 200 perempuan untuk di Bontang Barat, dan 350 lebih di Bontang Selatan, Kamis, 28 September 2017.

Deteksi tersebut terdiri dari tes inspeksi visual dengan asam asetat (IVA), yang berguna mendeteksi kanker dengan cara mengoleskan larutan asam asetat sekira 3-5 persen pada leher Rahim.

Kemudian dokter menyimpulkan hasil tersebut normal atau tidak, guna memperoleh penanganan lebih lanjut. Selain itu, dilakukan pula Sadanis atau pemeriksaan payudara oleh petugas kesehatan terlatih dengan metode mammografi.

Dijelaskan Sekretaris Yayasan Kanker Indonesia Cabang Bontang drg Asiah, deteksi dini kanker serviks dan payudara ini pun sebelumnya terlaksana bagi masyarakat di Bontang Utara. Selain itu pemeriksaan juga dapat dilakukan di seluruh fasilitas kesehatan, salah satunya puskesmas ditiap Kecamatan.

“Hingga saat ini tercatat 1.200 perempuan di Bontang telah melakukan pemeriksaan kanker serviks dan payudara,” kata Asiah.

Dilanjutkannya, tingginya antusias masyarakat untuk deteksi dini kanker serviks dan payudara, menjadikan Bontang berhasil mendapat akta notaris pemecahan rekor MURI, untuk kategori peserta terbanyak Sadanis, oleh tenaga kesehatan terlatih.

“Penghargaan ini akan diterima langsung Walikota di Jakarta,” tambahnya.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Diskes-KB Bahauddin, berharap seluruh perempuan di Bontang, khususnya usia produktif yang telah menikah, agar dapat melakukan IVA Test dan Sadanis, guna mendeteksi dan mencegah kanker serviks dan payudara sejak dini.

“Hal ini dalam upaya menekan jumlah penderita, dan bentuk antisipasi sejak dini. Apalagi saat ini ada 85 wanita di Bontang mengidap kanker payudara, dan 45 wanita divonis kanker serviks. Satu diantaranya dinyatakan meninggal dunia,” kata Bahauddin.(*)

 

Laporan: Yuli | Nasrul