Pemerintah

Ciptakan Pemilu Damai, Basri Rase Ajak Seluruh Pihak Taat Aturan

Wawali Bontang Basri Rase tandatangani komitmen deklarasi Pemilu damai 2019 (Foto: Faisal)
Wawali Bontang Basri Rase tandatangani komitmen deklarasi Pemilu damai 2019 (Foto: Faisal)

Bontang. Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase mengajak seluruh pihak mulai dari penyelenggara pemilu, penegak hukum, partai politik, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, hingga media massa. Untuk taat aturan yang berlaku dalam proses pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang.

Menurut Basri, Pemilu 2019 menyimpan potensi konflik yang cukup tinggi, sehingga seluruh pihak diminta untuk taat aturan guna menciptakan pemilu yang aman, damai, dan berkualitas.

Dikatakannya seluruh pihak memiliki peranan sangat penting, dalam menciptakan pemilu yang damai. Namun demikian, dirinya tak menampik jika ajang pesta demokrasi kerap dimanfaatkan beberapa oknum dan kelompok tertentu, untuk memperkeruh situasi dan kondisi sosial masyarakat.

“Maka dari itu kami mengajak seluruh pihak untuk bersama menciptakan pemilihan umum di Bontang dengan situasi aman, tanpa provokasi, intimidasi, dan tindak kekerasan. Serta jangan melakukan politik uang, black campaign, hingga politisasi sara,” ujar Basri

Selain itu Basri Rase juga mengimbau para penyelenggara pemilu dan aparat penegak hukum menjalankan tugasnya dengan netral, serta menindak tegas setiap pelanggaran oleh siapapun. Begitu pula dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Bontang, diminta senantiasa menjaga netralitas dan fokus pada pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Baca Juga: Jelang Pilpres dan Pileg, Bontang Deklarasi Pemilu Damai

Sementara untuk media massa, Basri mengajak para pewarta melakukan peliputan dan pemberitaan pemilu secara adil dan berimbang, serta membawa kesejukan bagi masyarakat Bontang.

Basri juga mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik, tokoh perempuan, tokoh pemuda, dan seluruh Ketua Organisasi Kemasyarakatan untuk terus menyerukan kesejukan dan kedamaian, kepada seluruh masyarakat Bontang.

“Agar nilai-nilai kebersamaan dan kerukunan senantiasa terpelihara,” tutur Basri. (*)

 

Laporan: Sary | Faisal

Click to comment
To Top