Pemerintah

Cetak Wirausaha Baru Melalui Pelatihan Perbengkelan Roda Dua

Pembukaan Pelatihan perbengkelan Roda dua oleh Walikota Neni Moerniaeni (Foto: Mansur)
Pembukaan Pelatihan perbengkelan Roda dua oleh Walikota Neni Moerniaeni (Foto: Mansur)

Bontang. Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop-UKM) Provinsi Kalimantan Timur, bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bontang, menggelar pelatihan wirausaha baru industri kecil menengah perbengkelan roda dua, dan sertifikasi standar kerja kompetensi nasional (SKKNI). Kegiatan dibuka Walikota Bontang Neni Moernaeni, Selasa 18 September 2018 di Hotel Raodah.

Dari data Disperindakop UKM Kaltim, perkembangan kendaraan di Kalimantan Timur mengalami perkembangan cukup pesat dari tahun ketahun. Dari 1,6 juta unit tahun 2010, menjadi 2,7 juta unit tahun 2016.

Jumlah tersebut 82,87 persen diantaranya sepeda motor, dan perlu dimbangi perkembangan pusat perawatan dan perbaikan kendaraan roda dua tersebut.

“Dengan pelatihan ini, diharap dapat melatih para pelaku usaha memiliki kompetentsi kewirausahaan bidang perbengkelan, sesuai standar kerja kompetensi nasiona (SKKNI),” ujar Kepala Disperindakop-UKM Kaltim Fuad Asaddin.

Sementara Walikota Bontang Neni Moernaeni mengapresiasi pelatihan ini, yang menurutnya sejalan dengan upaya Pemerintah Kota mewujudkan Bontang sebagai Smart City.

Dikatakan Neni, dunia perbengkelan saat ini merupakan sektor yang bisa diandalkan, untuk membuka lapangan kerja baru guna mengurangi jumlah pengangguran.

“Saat ini lebih dari 57 persen masyarakat Bontang memilki kendaraan sepeda motor yang memerlukan perawatan secara berkala,” kata Neni.

Pelatihan wirausaha baru industri kecil menengah perbengkelan roda dua dan sertifikasi SKKNI berlangsung hingga 21 September 2018, diikuti 30 peserta pelaku usaha perbengkelan di Kota Bontang. (*)

 

Laporan: Mansur

Click to comment
To Top