Porprov kaltim 2018

Cabor Wushu Tambah Satu Medali Emas Bagi Kontingen Bontang

reka aulia atlet wushu peraih medali emas (foto:yuli)
reka aulia atlet wushu peraih medali emas (foto:yuli)

Kutai Timur. Kota Bontang kembali mendapat tambahan medali emas dari cabang olahraga wushu melalui atlet pewushu Reka Aulia. Reka Aulia menggondol medali emas dari wushu taolu cabang dao shu.

Atlet yang masih duduk dibangku sekolah menengah pertama ini, berada di atas rivalnya atlet asal Mahakam Ulu Irena yang mendapatkan medali perak, sementara medali perunggudipersembahkan oleh Yenna Artha Pitaloka yang juga merupakan atlet asalBontang.

Raihan medali yang diperoleh dari cabang wushu ini yakni satu medali emas dan tiga medali perunggu. Satu medali emas dan satu medali perunggu diraih dari wushu taolu cabang dao shu, sementara dua medali perunggu lainnya di persembahkan oleh Andreas pada Wushu sanda kelas 48 kg, dan Fandy dari sanda kelas 56 kg. Cabor Wushu sendiri terdiri dari dua disiplin ilmu yakni kategori Taolu (jurus/style) dan Sanda (tarung/sparring).

Menurut Hasriah PelatihWushu Taolu Bontang bahwa ada 3 atlet yang diturunkan khusus wushu taolu pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2018 di Kutai Timur ini.

“Yang junior sebelumnya sudah pernah mengikuti Kejuaraan Nasional makanya kita optimis dia bisa meraih emas. Kita tetap bersyukur meskipun awalnya kita menargetkan 3 medali emas,” kata Hasriah

Sementara Yenna Artha Pitaloka atlet Wushu Bontang harus ikhlas menerima hasil akhir yang hanya bisa membuatnya mengantongi medali perunggu.

“Sebelumnya sudah latihan rutin selama 3 bulan menjelang Porprov, bahkan setelah ini rencananya akan ikut ajang International Wushu dunia di Bali pada 15 desember 2918,” ujarnya.

Selain dao shu dan jianshu, cabor wushu Bontang kategori taolu atau seni juga mengirimkan satu orang atlet putra pada nomor nangun atas nama Rio Jefri, namun sayangnya Bontang belum beruntung pada nomor tanding tersebut. (*)

Laporan : Yulianti Basri

Click to comment
To Top