Porprov kaltim 2018

Cabor Taekwondo Dulang 2 Medali Emas Pada Porprov Kaltim

eka safitri dan samsuriati peraih medali emas cabor taekwondo berfoto usai bertanding bersama pelatih dan manager tim (foto:yuli)
eka safitri dan samsuriati peraih medali emas cabor taekwondo berfoto usai bertanding bersama pelatih dan manager tim (foto:yuli)

Bontang. Cabang olahraga Taekwondo mempersembahkan 2 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2018 di kutai Timur. Raihan 2 medali emas di peroleh pada hari ketiga pertandingan cabor Taekwondo di Kutai timur oleh Samsuriati pada kelas under 53 kg putri, dan Eka Safitri kelas under 57 kg putri.

Prestasi ini menambah daftar perolehan medali yang dikumpulkan oleh para Atlet dari cabor Taekwondo. Sebelumnya pada hari pertama pertandingan, 2 atlet Bontang juga berhasil meraih 2 medali perunggu dari kelas under 68 kg putra yakni Tri Haryadi dan kelas under 74 kg putra atas nama Agus Salim. 1 medali perak juga turut dipersembahkan pada hari keempat pertandingan oleh Herwin pada kelas poomsae individual putra.

Kota Bontang mengirimkan 10 atlet taekwondo yang terdiri dari 6 atlet putra kelas under 54 sampai dengan over 87 kg dan 4 atlet putri, dengan kelas under 46 hingga under 73 kg.

Yudiansyah Pelatih Taekwondo Bontang merasa bersyukur atas pencapaian yang telah diraih. Meski minim persiapan, namun cabor taekwondo berupaya mempersiapkan diri dengan melakukan TC mandiri sejak bulan Agustus lalu.

“Terimakasih untuk semua pihak yang telah mendukung, salah satunya Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti yang telah memberikan izin kepada Kami untuk melaksanakan TC di lapangan tenis polres Bontang,” ujarnya.

Cabor taekwondo yang mengirimkan 10 atlet ini masih berpeluang untuk mendapatkan medali,  pasalnya pada hari keempat pertandingan masih menyisahkan dua atlet yang akan berlaga pada pekan olahraga provinsi VI Kalimantan timur.

“Mohon doanya semoga cabor taekwondo bisa kembali mendulang medali. Kami juga berharap dengan adanya pencapaian ini, KONI dan Pemerintah dapat lebih memperhatikan atlet cabor taekwondo dalam segi hal pembinaan olahraga”, tutupnya. (*)

 

 

 

Laporan : Yulianti Basri

Click to comment
To Top