Pemerintah

BPBD Target Seluruh Sekolah di Bontang Aman Bencana

Rakor BPBD bersama Dinas Pendidikan dan perwakilan sekolah se-Bontang, terkait gagasan sekolah aman bencana (Foto: Yuli)
Rakor BPBD bersama Dinas Pendidikan dan perwakilan sekolah se-Bontang, terkait gagasan sekolah aman bencana (Foto: Yuli)

Bontang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang secara perlahan mulai mengembangkan sekolah aman bencana, dengan membekali siswa pengetahuan tentang kebencanaan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Termasuk pengamatan bangunan, jalur evakuasi cepat, hingga ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di sekolah. Khususnya tingkat SD dan SMP di Kota Bontang.

Menuju realisasi upaya tersebut, dilakukan BPBD dengan mengundang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta perwakilan 50 sekolah SD dan SMP se-Kota Bontang, pada rapat koordinasi kesiapan sekolah aman bencana di Gedung Autis Center Bontang Barat. Selasa, 8 Mei 2018.

“Sebelumnya kami juga telah melakukan survei dan pengamatan bangunan seluruh sekolah, selain merekomendasikan jumlah APAR serta penempatan yang disediakan sesuai luas bangunan sekolah,” ujar Kepala BPBD Ahmad Yani.

Menurut Ahmad Yani, saat ini hanya segelintir sekolah di Bontang yang telah memenuhi standar keselamatan, dan didukung sejumlah aspek. Seperti jalur evakuasi dan APAR. Maka dari itu butuh kesiapan untuk bisa menerapkan hal serupa, agar seluruh sekolah yang ada di Bontang memenuhi aspek aman bencana.

“Saat ini yang baru memenuhi standar baru Vidatra dan YPK,” tandasnya.

Ditambahkannya, BPBD siap melakukan pendampingan jika dibutuhkan Dinas Pendidikan dan sekolah, agar tahun 2020 seluruh sekolah telah masuk dalam kategori aman bencana. Serta tercipta rasa aman dan nyaman anak didik saat berada di lingkungan sekolah.

“Selain mengembangkan sekolah aman bencana, kami juga berupaya menerapkan hal yang sama bagi seluruh tempat ibadah yang ada di Kota Bontang,” tutup Ahmad Yani. (*)

 

Laporan: Yulianti Basri

Click to comment
To Top