Pemerintah

Berkas Tender Seragam Gratis Dikaji Ulang ULP

Kepala Sub Bagian Pengadaan Barang ULP Bontang Andi Hasanuddin Akmal

Bontang. Meski permohonan lelang telah diajukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sejak Senin 17 April 2017 lalu, namun hingga kini masih dalam proses pengkajian ulang harga perkiraan sendiri (HPS) oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Bontang.

Kajian ulang HPS sengaja dilakukan ULP guna meminimalisir kesalahan yang mungkin saja dapat terjadi dikemudian hari, terlebih pengadaan menyangku anggaran yang sangat besar.

Diungkapkan Kepala Sub Bagian Pengadaan Barang ULP Bontang Andi Hasanuddin Akmal, pihaknya sangat berhati-hati menangani proyek seragam dan perangkat sekolah gratis ini, sebelum akhirnya mengumumkan lelang.

“Proses kaji ulang HPS perlu dilakukan agar tidak menimbulkan masalah saat proyek tersebut telah dilaunching. Makanya perlu ditinjau lagi untuk meminimalisir kesalahan yang bisa terjadi,” ungkapnya saat ditemui beberapa waktu lalu.

Namun begitu, Andi Hasanuddin optimis lelang seragam bisa dilakukan pada akhir April 2017. Terdiri dari seluruh paket, masing-masing seragam sekolah lengkap dengan atributnya, ditambah tas dan sepatu.

“Targetnya akhir bulan ini (April 2017) sudah kita buka lelangnya,” tambahnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bontang menyiapkan anggaran sebesar Rp 18 Miliar untuk pengadaan seragam gratis dan kelengkapannya. Mulai jenjang Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA/SMK) negeri dan swasta, dengan total mencapai 38.727 siswa.

Anggaran Rp 18 miliar tersebut terbagi dalam tiga item, yakni baju seragam lengkap dengan topi, dasi, dan atribut senilai Rp 6,3 Miliar, sepatu skolah senilai Rp 6,7 Miliar, dan tas sekolah senilai Rp 5,3 miliar.(*)

 

Laporan: Sary & Aris

Click to comment
To Top