Berita Kota

Bekali Keterampilan Ibu Rumah Tangga, LKP Rita Gelar PKW Tata Kecantikan Kulit

Pembukaan pelatihan kecantikan LKP Rita pada Program PKW (dok)
Pembukaan pelatihan kecantikan LKP Rita pada Program PKW (dok)

Bontang. Lembaga Pendidikan Pelatihan Keterampilan (LKP) merupakan salah satu cara mengurangi angka pengganguran di Kota Bontang, seperti halnya LKP Rita menggelar Program Kecakapan Kewirausahaan (PKW) Tata Kecantikan Kulit. Bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Menurut pimpinan LKP, Rita Hidayat, secara total pelatihan ini telah dilaksanakan 5 kali. Meliputi pengetahuan perawatan tangan dan kaki, facial manual dan menggunakan alat, pelatihan merias, baik make up malam dan panggung. Kemudian make up untuk kulit bermasalah, dan make up untuk usia tua.

“Dan juga sudah banyak tenaga terampil yang lulus dari seluruh kegiatan tersebut,” katanya.

Pelatihan ini kata Rita, sengaja digelar untuk memberdayakan masyarakat, khususnya wanita Bontang agar dapat berwirausaha dari keterampilan yang dimiliki.

Pasalnya pelatihan kecantikan kulit dinilai memiliki peluang yang menjanjikan, dan menjadi solusi untuk maju dan mandiri, serta dapat bersaing di era saat ini.

“Kami berharap selepas mengikuti pelatihan ini, seluruh peserta dapat menjadi mandiri dan dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dengan baik,” tandasnya.

Peserta pelatihan kecantikan LKP Rita pada Program PKW (dok)

Senada penguji tata rias dari Samarinda, Lilik Eka Hariati, yang diundang sebagai pemateri kewirausahaan menilai pelatihan ini sangat penting. Guna meningkatkan kemampuan masyarakat yang berkeinginan mengikuti kursus namun terbentur biaya.

“Maka dari itu kami mengapresiasi apa yang dilakukan LKP Rita, yang telah berupaya membantu mengurangi angka pengangguran. Dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Bontang, khususnya peserta pelatihan,” ungkapnya.

Pelatihan ini diikuti puluhan peserta, khususnya ibu rumah tangga. Berlangsung sejak 19 Mei hingga 12 Juni 2018.(*)

Pelatihan kecantikan LKP Rita pada Program PKW (dok)

Laporan: Yuli | Nasrul

Click to comment
To Top