Politik

Bawaslu Nyatakan Kasdi Penuhi Syarat Sebagai Caleg Pada Pemilu 2019

sidang putusan adjudikasi penyelesaian sengketa proses pemilu Kasdi (foto:aris)
sidang putusan adjudikasi penyelesaian sengketa proses pemilu Kasdi (foto:aris)

Bontang. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bontang akhirnya memutuskan Kasdi memenuhi syarat masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT) anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Bontang pada pemilu 2019. Putusan ini diambil oleh Bawaslu dalam sidang adjudikasi penyelesaian sengketa proses pemilu Kasdi caleg nomor urut 9 partai Nasdem Dapil Bontang Selatan  Selasa, (12/2/2019).

Ketua Bawaslu Nasrullah, yang membacakan putusan sidang, memutuskan dalam eksepsi termohon dalam pokok perkara mengabulkan permohonan untuk sebagian dan menyatakan Kasdi memenuhi syarat untuk ditetapkan dalam Daftar Calon Tetap (DCT) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang dari partai Nasdem nomor urut 9 Dapil 1 Bontang Selatan pada pemilu 2019.

“Setelah menyerahkan surat keterangan dari pejabat berwenang yang menjelaskan bahwa proses pengajuan dan pemberhentian sebagai PNS, Kasdi sudah sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang diatur dalam peraturan perundangan dengan segala akibat terbitnya surat pensiun sejak 1 Agustus 2018,” sebut Nasrullah saat sidang.

Selanjutnya Bawaslu, memerintahkan KPU untuk membatalkan Surat Keputusan (SK) KPU nomor 13/Hk.03. 1-Kpt/6474/KPU-Kot/1/2019 tentang perubahan atas keputusan komisi pemilihan umum Kota Bontang nomor 58/Hk.03. 1-Kpt/6474/KPU-Kot/IX/2018 tentang pentetapan daftar calon tetap (DCT) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang pada pemilihan umum tahun 2019.  Sebab dalam keputusan ini KPU menetapkan Kasdi tidak memenuhi syarat sebagai peserta pemilu.

Kemudian Bawaslu, memerintahkan KPU untuk menetapkan Kasdi tetap masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang dari partai Nasdem nomor urut 9 Dapil 1 Bontang Selatan pada pemilu 2019.

“Setelah menerima surat keterangan dari pejabat berwenang yang menjelaskan proses pengajuan dan pemberhentian Kasdi sudah sesuai dengan prosedur, paling lambat 3 hari kerja sejak putusan ini dibacakan,” terang Nasrullah.

Untuk diketahui, sebelumnya majelis hakim Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kaltim memutuskan pencalonan Calon Legislatif (Caleg) Nasdem nomor urut 9 Daerah Pemilihan (Dapil) Bontang Selatan, Kasdi digugurkan.

Kasdi dinyatakan melanggar aturan Pemilu karena masih berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Kesehatan dan KB saat mengikuti kontestasi Pileg 2019 dan Bawaslu Kaltim memutuskan agar KPU Bontang mencoret nama Kasdi sebagai Caleg dari partai Nasdem. (*)

 

Laporan: Ariston

Click to comment
To Top