Kesehatan

Alasan Imunisasi, Pelayanan Puskesmas Malam Hari Terpaksa Ditutup

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes KB) Bontang Kasdi (Foto: Faisal)
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes KB) Bontang Kasdi (Foto: Faisal)

Bontang. Pelayanan kesehatan malam hari di beberapa Puskesmas Kota Bontang, khususnya Puskesmas Bontang Selatan 1 sudah ditiadakan sejak akhir 2017 lalu. Pasalnya, banyaknya program imunisasi atau vaksin seperti imunisasi ORI hingga Rubella yang wajib dilaksanakan sesuai aturan Pemerintah, menjadi alasan ditiadakannya layanan kesehatan malam hari.

Disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes KB) Bontang Kasdi, imunisasi massal yang dicanangkan membuat beberapa puskesmas harus meniadakan layanan malam hari karena keterbatasan SDM di tiap puskesmas.

“Adanya program imunisasi massal, membuat jadwal tenaga medis terbagi dua dalam satu hari. Yakni melayani pengobatan rutin puskesmas, dan pemberian imunisasi ke masyarakat,” kata Kasdi.

Baca Juga: Banyak Keluhan, DPRD Soroti Sistem Antrean Berobat di Puskesmas

Hal senada disampaikan Kepala Puskesmas Bontang Selatan 1 Islakhiyah. Menurutnya, sejak Pemerintah Kota Bontang menetapkan status KLB penyakit difteri, pekerjaan para petugas puskesmas pun bertambah. Terutama untuk tugas pemberian vaksin dan imunisasi di luar puskesmas. Maka melihat kondisi tersebut, pelayanan kesehatan malam hari pun terpaksa ditiadakan.

Sebelumnya DPRD Bontang menduga terjadinya antrean panjang di beberapa puskesmas setiap hari sebagai dampak ditiadakannya layanan kesehatan pada malam hari. DPRD pun meminta agar pelayanan tersebut segera diaktifkan kembali, guna meminimalisir antrean panjang pengunjung puskesmas di pagi hari. (*)

 

Laporan: Sary | Faisal

Click to comment
To Top