Pemerintah

60 Pranata Humas Pemkot Bontang Ikuti Bimtek Penilaian Angka Kredit

Pembukaan Bimtek Pranata Humas Diskominfotik Bontang (Foto: Faisal)
Pembukaan Bimtek Pranata Humas Diskominfotik Bontang (Foto: Faisal)

Bontang. Sebanyak 60 pranata humas dan tim penilai angka kredit jabatan fungsional pranata humas di Lingkup Pemkot Bontang, ikuti bimbingan teknis (bimtek) penilaian angka kredit jabatan fungsional pranata humas. Digelar Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Bontang, di pendopo rumah jabatan wali kota. Jumat, 6 Juli 2018.

Bimtek ini sengaja digelar, mengingat skema penilaian dan syarat kenaikan pangkat bagi pejabat fungsional telah berubah. Sehingga dengan bimtek, pranata humas memiliki wawasan, terkait teknis pengisian daftar usul penetapan angka kredit (dupak) dan penyusunan bukti fisik kegiatan.

“Termasuk pengisian kelengkapan administrasi guna pengajuan kenaikan pangkat,” ujar Sekretaris Diskominfotik Bontang Ririn Sari Dewi, selaku Ketua panitia pelaksana kegiatan.

Senada, Kepala Diskominfotik Bontang M Dasuki berharap, agar jabatan fungsional pranata humas mampu untuk menghitung angka kreditnya sendiri sambil bekerja, untuk mengajukan kenaikan pangkat.

“Pada dasarnya fungsi kehumasan pemerintah sudah diserahkan ke Diskominfotik. Maka dari itu, kedepan kerjasama dengan berbagai awak media akan lebih ditingkatkan,” ucap Dasuki.

Sementara Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase yang turut membuka kegiatan berharap, dengan bimtek ini seluruh pranata humas mampu memenuhi jumlah angka kredit yang telah ditetapkan Kementerian sebagai syarat kenaikan pangkat. Sehingga tidak ada lagi pranata humas yang dirugikan dengan sistem kenaikan pangkat melalui angka kredit.

“Selain itu kami juga berharap agar tim penilai angka kredit jabatan fungsional dapat membantu pranata humas dalam memenuhi angka kredit dan syarat kenaikan pangkat,” papar Basri.

Pada bimtek ini, Diskominfotik Bontang menghadirkan narasumber Sekretaris Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik, sekaligus Plt Direktur Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Siti Meiningsih, serta Kepala Seksi Pemberdayaan Profesi Komunikasi Publik Asriani Sri Wahyuni. (*)

 

Laporan: Faisal

Click to comment
To Top