Parlemen

2019, Gaji PNS Dan Non PNS Dipastikan Naik

Wali kota Neni moerniaeni berfoto bersama ketua dprd nursalam dan wakil ketua dprd etha rimba paembonan usai menggelar rapat paripurna di auditorium tiga dimensi (foto:mansyur)
Wali kota Neni moerniaeni berfoto bersama ketua dprd nursalam dan wakil ketua dprd etha rimba paembonan usai menggelar rapat paripurna di auditorium tiga dimensi (foto:mansyur)

Bontang. Kabar gembira bagi seluruh pegawai PNS dan non PNS di lingkup Pemerintah Bontang. Pasalnya, Pemerintah bersama dengan DPRD Bontang memastikan, jika gaji seluruh pegawai PNS dan non PNS akan mengalami kenaikan pada 2019 mendatang.

Kenaikan gaji para pegawai pemerintahan tersebut dilakukan menyusul dengan naiknya anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Bontang tahun 2019, yang mencapai angka Rp 1,4 triliun lebih.

“Badan anggaran (Banggar) DPRD bersama dengan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) Bontang sepakat mengalokasikan anggaran untuk peningkatan kesejahteraan pengawai di lingkup Pemkot Bontang,” tutur wakil ketua DPRD Etha Rimba Paembonan saat rapat paripurna ke – 9 masa sidang 1 tahun 2018, di Auditorium tiga dimensi.

Sementara, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menjelaskan, untuk peningkatan kesejahteraan pegawai di lingkup Pemkot Bontang, terdiri dari kenaikan tambahan penghasilan pegawai (TPP) PNS, dan kenaikan insentif atau gaji bagi pegawai non PNS.

TPP PNS 2019 mendatang akan mengalami kenaikan sebesar Rp 500 ribu, namun angka tersebut akan bervariasi tergantung dari eselon setiap pegawai PNS.  Untuk kenaikan TPP PNS, Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 18 miliar. Sedangkan untuk insentif atau gaji pegawai non PNS, mengalami kenaikan sebesar Rp 250 ribu.

“untuk peningkatan kesejahteraan pegawai di lingkup Pemkot Bontang, baik PNS dan non PNS, Pemerintah mengalokasikan dana hampir Rp 50 miliar,” ungkap Wali Kota Neni Moerniaeni.

Sebelumnya, Pemerintah bersama dengan DPRD Bontang sepakat untuk mengesahkan APBD Bontang tahun 2019 sebesar Rp 1,4 triliun rupiah, dengan rincian pendapatan daerah Kota Bontang sebesar Rp, 1,3 triliun rupiah, belanja daerah sebesar Rp 1,4 triliun rupiah, serta pembiayaan daerah sebesar Rp 100 miliar. (*)

 

 

Laporan : Mansyur

 

Click to comment
To Top