Berita Kota

1 Warga Bontang Dinyatakan Positif Corona, Bontang Status Kejadian Luar Biasa

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni pada saat press conference didampingi kapolres bontang, dandim 0908/bontang, dan sekda bontang (foto: rudy/pktv)

Bontang. Saat ini Bontang dinyatakan status Kejadian Luar Biasa (KLB), status tersebut disampaikan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni pada saat press conference terkait perkembangan progess penanganan atau kesiapsiagaan COVID-19 di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Bontang pada Senin (23/3/2020).

Status tersebut dikarenakan saat ini di Kota Bontang sudah ada 2 Pasien yang dinyatakan positif mengidap Virus Corona, 1 pasien dari Kota Bontang dan 1 pasien dari Kutai Timur (Kutim), saat ini keduanya diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyampaikan bahwa pasien positif corona awalnya melakukan perjalanan dinas ke Jakarta pada tanggal 9 Maret 2020, dan kembali ke Bontang pada tanggal 12 Maret 2020 yang kemudian kembali bekerja dan beraktifitas seperti biasa di keesokan harinya. Pada tanggal 20 Maret 2020 dilakukan pelacakan dengan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan specimen untuk dirawat di RSUD Taman Husada dengan status Orang Dalam Pengawasan (ODP), pada hari ini, Senin (23/3/2020) status dari dari ODP tersebut dinyatakan positif Corona dengan kondisi stabil.

Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang merupakan rujukan dari Kutim yang telah diisolasi semenjak tanggal 16 Maret 2020, pada hari ini hasil laporannya juga telah keluar dan dinyatakan positif Corona dengan kondisi stabil.

Pada press conference tersebut Wali Kota mengatakan agar masyarakat Bontang untuk mematuhi himbauan untuk social distancing, hindari keramaian, membatasi jarak dengan orang lain, menjauhi kerumunan, bekerja dan belajar dari rumah, meminimalisir bersentuhan, menunda kegiatan massal.

“Tujuannya untuk memutus mata rantai penularan dari orang ke orang, lebih baik sekarang kita tinggal di rumah, nanti kami juga akan dibantu Kapolres dan Dandim 0908/Bontang untuk menghimbau kepada masyarakat untuk tidak lagi berkunjung ke tempat-tempat keramaian seperti nongkrong-nongkrong di suatu tempat seperti cafe dan sebagainya,” jelasnya.

Laporan: Rudy

Click to comment
To Top